Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Brigadir Gugur Saat Tugas Mudik

- Senin, 23 Maret 2026 | 06:00 WIB
Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Brigadir Gugur Saat Tugas Mudik

PARADAPOS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Brigadir Fajar Permana, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Personel tersebut meninggal dunia usai menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026, diduga akibat kelelahan dan sesak napas. Dalam responsnya, Kapolri mengapresiasi pengabdian almarhum dan menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) secara anumerta.

Kapolri Sampaikan Duka dan Penghargaan Tertinggi

Duka mendalam menyelimuti institusi Kepolisian Republik Indonesia menyusul gugurnya salah satu anggotanya di lapangan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum Brigadir Fajar Permana. Personel yang bertugas di bawah Polda Metro Jaya itu tutup usia setelah mengalami kelelahan dan sesak napas pasca bertugas selama operasi pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dengan suara yang berempati, Kapolri menegaskan apresiasi tertinggi atas dedikasi yang diberikan Brigadir Fajar hingga titik akhir.

"Innalilahi Wa Innailaihi Rojiun. Saya sebagai pimpinan Polri menyampaikan bela sungkawa terhadap gugurnya anggota kami yang sedang melaksanakan tugas," tutur Sigit kepada awak media, Senin (23/3/2026).

Lebih lanjut, Kapolri mengungkapkan bahwa seluruh pengabdian terbaik Brigadir Fajar untuk masyarakat dan institusi tidak akan terlupakan. Sebagai bentuk penghormatan, pimpinan Polri segera mengambil langkah konkret.

Kenaikan Pangkat Anumerta sebagai Bentuk Penghormatan

Mengenang jasa dan pengorbanan Brigadir Fajar, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memutuskan untuk menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) secara anumerta. Kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan negara atas darmabakti seorang anggota yang gugur dalam menjalankan tugas.

"Untuk menghargai jasa almarhum kami minta untuk dinaikkan pangkat KPLB anumerta. Terima kasih atas darmabaktinya dalam melaksanakan tugas ungjk memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan institusi," jelas Sigit.

Tak lupa, Kapolri juga menyampaikan doa dan harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik. Perhatian juga ditujukan kepada keluarga yang ditinggalkan untuk diberi ketabahan.

"Semoga almarhum husnul khotimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan Amin YRA," tambahnya.

Kronologi dan Dukungan untuk Keluarga

Brigadir Fajar Permana meninggal dunia pada Sabtu, 21 Maret 2026. Usai menjalankan rangkaian tugas yang padat, kondisinya tidak kunjung membaik. Pada sore harinya, ia kembali mengeluh tidak nyaman dan meminta diantar ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut, sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Peristiwa pilu ini tentu menambah kesedihan di tengah suasana Lebaran, khususnya bagi rekan-rekan sejawat dan keluarga besar kepolisian yang tengah fokus menjaga keamanan publik. Polda Metro Jaya, sebagai institusi tempat almarhum mengabdi, memastikan akan memberikan pendampingan dan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

Evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan dan beban kerja personel di lapangan juga akan dilakukan. Langkah ini penting untuk memitigasi risiko dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, mengingat tugas pengamanan arus mudik dan liburan nasional kerap menuntut ketahanan fisik dan mental yang ekstra.

Sebagai penghormatan terakhir, jenazah almarhum rencananya akan disemayamkan dan dimakamkan dengan prosesi kedinasan, mengiringi perjalanan terakhir seorang pelayan masyarakat yang gugur di tengah tugasnya.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar