ASDP Ambon Perpanjang Jam Operasional Feri Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran

- Senin, 23 Maret 2026 | 16:50 WIB
ASDP Ambon Perpanjang Jam Operasional Feri Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran

PARADAPOS.COM - PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Ambon menyesuaikan jam operasional penyeberangan untuk mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2026. Langkah ini diambil menyusul prediksi lonjakan penumpang dan kendaraan yang akan memuncak pada 24 hingga 25 Maret di lintas Waipirit–Hunimua, Maluku.

Penyesuaian Jam Operasional Berdasarkan Kondisi Lapangan

Menanggapi dinamika di lapangan, manajemen ASDP Cabang Ambon menyiapkan skenario penambahan jam layanan. Kebijakan ini bersifat fleksibel dan akan diterapkan secara real-time berdasarkan tingkat kepadatan yang terjadi di pelabuhan.

General Manager ASDP Cabang Ambon Syamsuddin Tanassy menjelaskan, "Penambahan jam operasional dilakukan secara situasional, bergantung pada kondisi antrean di lapangan. Jika terjadi kepadatan kendaraan, pelayanan penyeberangan akan diperpanjang hingga pukul 22.00 WIT bahkan bisa mencapai pukul 23.00 WIT."

Lonjakan Signifikan Terutama pada Kendaraan Roda Empat

Data harian pada 22 Maret telah menunjukkan tren kenaikan yang nyata. Lima kapal yang beroperasi dari pagi hingga malam hari berhasil mengangkut 1.434 penumpang. Angka ini mengalami peningkatan lebih dari sepertiga dibandingkan hari yang sama tahun sebelumnya.

Yang lebih mencolok adalah pertumbuhan volume kendaraan. Kendaraan roda dua tercatat 850 unit, sementara kendaraan roda empat mencapai 217 unit—angka terakhir ini melonjak drastis lebih dari 150 persen. Pola ini bukan hanya fenomena harian, tetapi juga terlihat dalam akumulasi data sejak 13 Maret.

Tanassy mengamati, "Lonjakan signifikan terutama pada kendaraan roda empat menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi selama periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini."

Imbauan untuk Kelancaran Perjalanan

Menyambut puncak arus balik, ASDP memberikan sejumlah imbauan praktis kepada calon penumpang. Masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang, termasuk menyediakan waktu keberangkatan lebih awal dari jadwal biasa. Kerja sama dengan petugas di lokasi juga menjadi kunci untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan agar tetap tertib.

Dengan koordinasi yang baik antara operator dan pengguna jasa, diharapkan proses penyeberangan selama momen puncak ini dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali bagi semua pihak.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar