Persib Kuasai Puncak Klasemen, Fokus ke Tiga Gelar Juara Beruntun

- Selasa, 24 Maret 2026 | 07:50 WIB
Persib Kuasai Puncak Klasemen, Fokus ke Tiga Gelar Juara Beruntun

PARADAPOS.COM - Persib Bandung memegang kendali ketat dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Dengan sisa sembilan pertandingan, tim berjuluk Maung Bandung itu memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 58 poin, unggul empat angka dari pesaing terdekat, Borneo FC Samarinda (54 poin), dan enam poin dari Persija Jakarta (52 poin). Situasi ini memicu persaingan sengit di papan atas, di mana pengalaman menutup kompetisi menjadi faktor krusial.

Modal Pengalaman di Tikung Terakhir

Persib bukanlah pendatang baru di situasi tekanan seperti ini. Musim lalu, mereka berhasil mengamankan gelar setelah mengalahkan Dewa United Banten FC. Kapten tim, Marc Klok, menegaskan bahwa memori akan keberhasilan itu menjadi modal berharga bagi skuadnya untuk menghadapi sisa laga yang menentukan. Ia juga menyoroti peran pelatih Bojan Hodak yang dinilainya telah memahami formula untuk meraih kemenangan.

“Saya punya pengalaman dua musim terakhir dengan situasi begini, pelatih juga. Jadi kami akan berusaha untuk memahami betapa pentingnya setiap pertandingan dan berjuang hingga akhir, kita tahu kita harus fokus,” tutur Klok, seperti dikutip dari laporan media, Selasa (24/3/2026).

Ambisi Tiga Gelar Beruntun dan Peringatan dari Sang Kapten

Ambisi Persib kali ini bahkan lebih besar: meraih trofi juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah prestasi sejarah yang sangat didambakan. Semua pemain di dalam tim dikatakan telah menyadari tanggung jawab besar ini. Setiap laga yang tersisa bukan sekadar pertandingan, melainkan peluang emas untuk mengukir nama dalam catatan keemasan klub.

“Setiap pertandingan adalah kesempatan besar untuk mewujudkan tiga kali juara beruntun, untuk sejarah, mari kita lakukan,” imbuh gelandang berpaspor Belanda itu dengan penuh semangat.

Namun, di balik kepercayaan diri yang terpancar, Klok justru mengingatkan rekan-rekannya untuk waspada terhadap bahaya kehilangan fokus. Dalam persaingan yang ketat, rasa puas diri dan meremehkan lawan bisa menjadi bumerang yang mematikan. Ia menekankan pendekatan sederhana namun efektif: memperlakukan setiap pertandingan layaknya final yang harus dimenangkan.

“Kami menatap laga demi laga, ada Semen Padang FC dulu, dan setiap pertandingan adalah final. Setiap pertandingan harus mendapat tiga poin, setiap pertandingan itu membuat kami lebih dekat dengan target,” tegasnya.

Peringatan sang kapten ini terdengar sebagai strategi mental yang tepat. Dengan mempertahankan posisi puncak dan memanfaatkan pengalaman juara mereka, Persib tampaknya berusaha menjaga kestabilan tim di tengai euforia, sembari tetap mengincar tiga poin di setiap laga yang tersisa. Perlombaan menuju garis finish masih panjang, dan ketegangan di puncak klasemen dipastikan akan terus berlanjut.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar