PNS Bogor Tewas Tenggelam Saat Selamatkan Anak di Pantai Tasikmalaya

- Rabu, 25 Maret 2026 | 00:25 WIB
PNS Bogor Tewas Tenggelam Saat Selamatkan Anak di Pantai Tasikmalaya

PARADAPOS.COM - Seorang wisatawan asal Bogor, Jawa Barat, meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Padabumi, Tasikmalaya, Selasa (24/3/2026). Korban, yang diketahui berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), tewas saat berupaya menolong seorang anak kecil yang terseret arus ombak. Insiden ini terjadi di tengah momentum libur Lebaran, mengingatkan kembali akan bahaya yang mengintai di balik pesona wisata pantai.

Upaya Penyelamatan Berakhir Tragis

Berdasarkan keterangan dari aparat kepolisian setempat, kejadian bermula ketika seorang anak yang sedang berenang di kawasan pantai tersebut hampir terbawa arus. Melihat kondisi genting itu, Iyep Yudiana (47) segera turun tangan untuk memberikan pertolongan. Sayangnya, upaya heroiknya justru berakhir tragis. Ia ikut terseret arus yang kuat dan akhirnya tenggelam.

Tim Search and Rescue gabungan yang mendapat laporan kemudian bergerak cepat untuk melakukan evakuasi. Korban berhasil ditemukan dan ditarik ke darat untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

Korban Dinyatakan Meninggal, Anak Selamat

Meski telah dievakuasi, nyawa Iyep Yudiana tidak tertolong. Sementara itu, anak yang sempat ia tolong berhasil diselamatkan dari maut dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kepala Polsek Cikalong, AKP Maman, membenarkan kronologi insiden memilukan ini. "Benar terjadi kecelakaan laut satu pengunjung tewas tenggelam," jelasnya, mengonfirmasi kabar tersebut.

Lebih lanjut, Maman memberikan keterangan mengenai kondisi korban dan anak yang diselamatkan. "Iyep Yudiana dinyatakan meninggal dunia, sementara anak yang diselamatkan berhasil lolos dari maut dan dilarikan ke RS KHZ Musthafa," ungkapnya.

Imbauan Keselamatan di Musim Liburan

Insiden ini menyoroti pentingnya kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di wilayah perairan, terutama di pantai yang dikenal memiliki arus tidak terduga. Menanggapi hal ini, pihak kepolisian menyatakan telah meningkatkan langkah antisipasi.

Mereka bersama instansi terkait secara rutin melakukan patroli dan memberikan imbauan langsung kepada pengunjung. Fokusnya adalah mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan rambu peringatan dan tidak berenang terlalu jauh dari garis pantai.

AKP Maman menegaskan kembali imbauan keselamatan tersebut. "Masyarakat diimbau waspada saat berwisata. Patuhi rambu larangan dan peringatan," tegasnya. Untuk mengantisipasi potensi kecelakaan serupa selama puncak arus mudik Lebaran, Polres Tasikmalaya juga telah menyiagakan posko dan personel khusus di sejumlah titik rawan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar