PARADAPOS.COM - Dompet Dhuafa mencatatkan pertumbuhan penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) sebesar 15,2% selama Ramadan 1447 Hijriah dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini diumumkan setelah lembaga amil zakat nasional itu menutup periode penghimpunan bulan suci, yang tahun ini mengusung kampanye "Berzakat Itu Kalcer". Kenaikan tersebut dinilai sebagai indikator kuat dari kedermawanan masyarakat Indonesia yang terus berkembang.
Bukti Aliran Kebaikan yang Terus Meningkat
Melalui berbagai program unggulan, Dompet Dhuafa aktif melayani masyarakat yang ingin menyalurkan donasinya. Dana yang terhimpun kemudian dikelola menjadi beragam program layanan, baik berupa bantuan langsung maupun program pemberdayaan untuk mustahik. Pengelolaan yang profesional terhadap amanah dari para donatur menjadi prinsip utama, tidak hanya selama Ramadan tetapi sepanjang tahun.
Ahmad Juwaini, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika (YDDR), menyatakan bahwa angka ini merefleksikan kepercayaan publik.
"Catatan dari hasil tersebut adalah bukti kebaikan masyarakat Indonesia yang terus mengalir membersamai kerja-kerja kebaikan di Dompet Dhuafa," ujarnya.
Lebih lanjut, Juwaini menambahkan bahwa tren positif ini sekaligus mengonfirmasi tingkat kepedulian sosial yang masih tinggi.
"Ini menjadi bukti tren positif bagi penghimpunan Dompet Dhuafa di 2026. Sekaligus menjadi bukti bahwa kedermawanan dan kepedulian masyarakat Indonesia masih tinggi dan terus meningkat," jelasnya.
Ragam Program yang Memeriahkan Ramadan
Pertumbuhan penghimpunan didukung oleh serangkaian inisiatif spesifik yang dirancang untuk memudahkan dan mengajak publik berpartisipasi. Program-program seperti Grebek Kampung, Mudik Kalcer, BerOjol, hingga Borong Dagangan Saudaramu menjadi daya tarik utama. Selain itu, kegiatan rutin seperti Tebar Zakat Fitrah dan Tebar Parcel Ramadan juga terus berjalan, menyentuh ribuan penerima manfaat di berbagai wilayah.
Kolaborasi dengan individu, komunitas, dan berbagai pihak lain disebutkan sebagai kunci penyuksesan gerakan "Berzakat Itu Kalcer". Sinergi ini memungkinkan distribusi bantuan dan program pemberdayaan berjalan lebih luas dan tepat sasaran, memperkuat dampak sosial dari setiap rupiah yang disalurkan.
Artikel Terkait
TVRI Siarkan Laga Brasil vs Prancis untuk Bangun Antusiasma Menuju Piala Dunia 2026
Puncak Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Raha, Tiga Kapal Cepat Disiagakan
Pemerintah NTT Tegaskan Bentrokan di Flores Timur Tak Terkait Program Koperasi Desa Merah Putih
Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Gunungkidul, Tidak Ada Laporan Kerusakan