Puncak Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Raha, Tiga Kapal Cepat Disiagakan

- Rabu, 25 Maret 2026 | 10:50 WIB
Puncak Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Raha, Tiga Kapal Cepat Disiagakan

PARADAPOS.COM - Puncak arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Nusantara Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026. Lonjakan penumpang terpusat pada rute utama Raha–Kendari, mendorong otoritas pelabuhan dan operator kapal menyiagakan tiga unit kapal cepat untuk mengantisipasi kepadatan dan memastikan perjalanan pulang berjalan lancar.

Kapasitas Tambahan dan Pengawasan Ketat di Pelabuhan

Untuk menampung gelombang pemudik yang kembali, disiagakan tiga unit kapal cepat penumpang dengan total kapasitas mencapai 1.200 orang. Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif mencegah penumpukan massa yang berlebihan di area pelabuhan, yang kerap menjadi titik rawan selama puncak arus balik.

Kapolsek Pelabuhan Nusantara Raha, Ipda Zainul, menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai instansi terkait, termasuk Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Raha. Fokusnya adalah menciptakan situasi yang aman dan terkendali bagi seluruh penumpang.

“Arus balik tujuan Raha–Kendari saat ini masih dalam kondisi terkendali dengan dukungan tiga kapal cepat yang masing-masing berkapasitas 400 penumpang,” jelas Zainul.

Ia juga mengimbau para calon penumpang untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga barang bawaan agar tidak tercecer di tengah kerumunan, khususnya saat tiba di Pelabuhan Nusantara Kendari.

Tiket Terjual Habis dan Program Gratis untuk Meratakan Arus

Di sisi lain, data dari operator kapal menunjukkan animo masyarakat yang sangat tinggi untuk rute tertentu. Humas PT Pelayaran Dharma Indah, Katon GR, mengonfirmasi bahwa seluruh tiket kapal untuk rute Raha–Kendari, sebanyak 1.200 kursi, telah ludes terjual.

“Berbeda dengan rute dari Baubau yang tercatat masih minim peminat, dengan penjualan tiket hanya mencapai 14 kursi,” ungkapnya, menyoroti perbedaan signifikan dalam pola permintaan antar-rute.

Menanggapi dinamika ini, perusahaan pelayaran mengambil inisiatif dengan menyediakan program tiket gratis. Program ini berlaku pada periode 27 Maret hingga 1 April 2026, dengan jadwal keberangkatan pukul 14.30 WITA. Kebijakan ini dinilai dapat membantu meratakan distribusi penumpang, mengurangi kepadatan di hari-hara puncak, dan memberikan alternatif bagi masyarakat.

Imbauan untuk Perjalanan yang Lebih Tertib

Berdasarkan pantauan di lapangan, otoritas terus mendorong para pemudik untuk mengatur waktu perjalanan secara lebih bijak. Menggeser jadwal kepulangan di luar hari puncak dinilai tidak hanya menghindarkan diri dari kerumitan antrean dan kepadatan, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada kelancaran sistem transportasi laut secara keseluruhan. Koordinasi yang baik antara penyelenggara, pengawas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan pengelolaan arus balik tahunan ini.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar