PARADAPOS.COM - Aktivitas pelabuhan di Pangkal Balam, Bangka Belitung, mulai menunjukkan geliat arus balik penumpang empat hari pasca-Lebaran. Meski masih terbilang landai, peningkatan lalu lintas penumpang mulai terpantau dan diperkirakan akan berlanjut hingga sepekan ke depan. Pada Rabu, 25 Maret 2026, hanya satu kapal penumpang, Express Bahari 3E tujuan Belitung, yang beroperasi sesuai jadwal. Sementara itu, kapal roro tujuan Tanjung Priok masih menunggu waktu sandar yang aman, dengan jadwal baru yang disesuaikan dengan kondisi pasang surut air laut.
Operasional Kapal di Tengah Arus Balik yang Bertahap
Suasana di Pelabuhan Pangkal Balam pada pertengahan pekan ini mencerminkan fase transisi pasca-libur panjang. Di satu sisi, aktivitas mulai bergerak seiring kembalinya masyarakat dari kampung halaman. Di sisi lain, gelombang penumpang belum mencapai puncaknya. Kapal Express Bahari 3E tetap melayani rute ke Belitung dengan keberangkatan terjadwal pukul 13.00 WIB, menjadi salah satu penanda normalitas yang berangsur pulih.
Namun, tidak semua layanan dapat berjalan mulus. Armada kapal roro yang melayani rute menuju Tanjung Priok, Jakarta, masih harus menunggu. Penundaan ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari prosedur keselamatan yang ketat, di mana faktor operasional dan kondisi alam, khususnya pasang surut, menjadi pertimbangan utama untuk menentukan waktu sandar yang aman.
Mekanisme Open Tiket dan Estimasi Penumpang
Mengutip data dari Posko Terpadu pelabuhan hingga pukul 11.00 WIB, sistem tiket terbuka (open tiket) untuk keberangkatan siang hari masih berlaku. Mekanisme ini menyebabkan jumlah pasti penumpang yang akan berangkat belum bisa dipastikan secara detail, menambah dinamika pengaturan di lapangan.
Ketua Posko Terpadu Pelabuhan Pangkal Balam, Dhanur, memaparkan situasi hari ini. Ia melihat potensi peningkatan jumlah penumpang seiring dimulainya kembali aktivitas kerja di berbagai sektor.
"Untuk hari ini, kebetulan hanya ada beroperasi Kapal Ekspres Bahari untuk keberangkatan jam 13.00 WIB. Untuk penumpang datang sekitar 300-an, untuk penumpang berangkat masih belum (diketahui) karena masih open tiket juga," tuturnya.
Kesiapan Pelabuhan dan Imbauan bagi Penumpang
Menghadapi tren peningkatan arus balik yang diprediksi bertahan hingga beberapa hari ke depan, pihak pengelola pelabuhan terus memperketat pemantauan dan pengaturan. Fokusnya adalah menjaga kelancaran arus penumpang dan kendaraan, sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan di seluruh area pelabuhan.
Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan melalui pelabuhan ini pun diimbau untuk tetap waspada. Kewaspadaan khusus diperlukan dalam menjaga barang bawaan di tengah kerumunan yang diprediksi akan semakin padat. Dengan koordinasi yang terjaga dan kesadaran bersama, diharapkan masa arus balik ini dapat dilalui dengan lancar dan tertib.
Artikel Terkait
Arus Mudik Simpang Ajibarang Lancar Meski Diguyur Hujan Deras
China Mulai Bangun Bandara Baru Senilai Rp 90 Triliun di Foshan untuk Seimbangkan Kawasan Teluk Besar
Kick Boxing NTT Genjot Persiapan untuk PON 2028 di Tanah Sendiri
Mobil Listrik Tercebur ke Kolam Air Mancur Bundaran HI, Pengemudi Selamat