PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan komitmen pemerintah untuk membangun fasilitas ruang pendingin atau cold storage di setiap desa nelayan di seluruh Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, yang digelar di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026. Agenda rapat tersebut adalah penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) untuk RAPBN Tahun Anggaran 2027. Langkah ini menjadi prioritas utama untuk menjaga kualitas hasil tangkapan laut nasional dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Solusi untuk Kualitas dan Harga Jual Ikan
Di hadapan para anggota dewan, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa fasilitas cold storage ini dihadirkan sebagai solusi mutlak. Tujuannya agar hasil laut para nelayan tidak cepat membusuk dan memiliki nilai jual yang stabil di pasar. Program ini juga ditegaskan sejalan dengan upaya pemerintah yang lebih besar dalam membangun desa nelayan secara menyeluruh.
"Kita akan membuat ruang cold storage, pendingin, di setiap desa nelayan," ujar Prabowo dalam pidatonya yang dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV.
Ia kemudian menyoroti kesulitan mendasar yang dihadapi nelayan di lapangan. "Sekarang nelayan-nelayan kita sulit mendapat es batu. Es batu saja mereka sulit untuk mendapatkan, apalagi solar yang mereka butuh? Pemerintah akan intervensi, akan melakukan upaya besar. Kita akan bangun dalam tiga tahun yang akan datang 5.000 desa nelayan," jelasnya.
Target Pembangunan Desa Nelayan
Sebagai langkah awal dari target jangka panjang tersebut, pemerintah memastikan ribuan desa pesisir akan segera merasakan dampak nyata dari program pembenahan ekosistem kelautan ini dalam waktu dekat. Tahun ini menjadi titik awal yang krusial.
"Tahun ini kita akan resmikan 1.386 desa nelayan. Kita akan menjamin tiap nelayan bisa punya es batu," tegas Kepala Negara.
Langkah strategis ini dinilai menjadi instrumen penting dalam memperkuat kedaulatan maritim Indonesia. Dengan memberikan kemudahan akses energi dan fasilitas penyimpanan, para nelayan lokal diharapkan mampu bersaing dan menjadi tuan rumah di lautnya sendiri. Suasana di ruang sidang pun tampak serius saat Presiden menekankan poin ini.
"Para nelayan kita harus kita berdayakan karena mereka di ujungnya akan menguasai lautan kita," ucap Prabowo menutup pernyataannya.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
5 Anime Bertema Musik yang Layak Ditonton, dari Kisah Klasik hingga Persahabatan Penuh Emosi
Prabowo Terbitkan Aturan BUMN Jadi Pengekspor Tunggal Sawit, Batu Bara, dan Paduan Besi
Presiden Prabowo Cari Kopi di Podium Saat Puji Kesuksesan Kopiko Tembus 100 Negara
Herawati Siap Damai dengan Majikan di Kasus Penganiayaan dengan Syarat Minta Maaf dan Kembalikan Barang