32 Siswa SMA Negeri 10 Samarinda Raih 88 LoA dari Universitas Luar Negeri Berkat Program Garuda

- Jumat, 27 Maret 2026 | 01:50 WIB
32 Siswa SMA Negeri 10 Samarinda Raih 88 LoA dari Universitas Luar Negeri Berkat Program Garuda

PARADAPOS.COM - Sebanyak 32 siswa SMA Negeri 10 Samarinda berhasil meraih 88 Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai universitas bergengsi di luar negeri. Pencapaian ini menandai transformasi signifikan sekolah tersebut, yang sebelumnya hanya mengirim segelintir lulusan ke perguruan tinggi global. Keberhasilan ini diklaim sebagai buah dari penerapan Program Garuda Transformasi yang membangun ekosistem pendaftaran ke kampus luar negeri secara terstruktur.

Transformasi Budaya Akademik Melalui Program Garuda

Kepala SMA Negeri 10 Samarinda, Ni Made Adnyani, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah siswa yang diterima di kampus internasional ini merupakan hasil nyata dari perubahan sistem di sekolah. Dari yang awalnya hanya empat siswa, kini 32 anak berhasil menembus seleksi.

"Peningkatan signifikan dari awalnya hanya empat siswa menjadi 32 anak ini merupakan buah nyata dari ekosistem baru melalui Program Garuda Transformasi," tuturnya di Samarinda, Jumat.

Ia menambahkan bahwa sebelum program ini hadir, budaya akademik sekolah belum memiliki kerangka yang jelas untuk membimbing siswa menuju Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN). Mayoritas keberangkatan lulusan sebelumnya lebih mengandalkan inisiatif dan sumber daya pribadi keluarga masing-masing.

Pendampingan Intensif dan Komprehensif

Untuk mewujudkan terobosan tersebut, sekolah menjalankan serangkaian upaya pendampingan yang sangat detail dan personal. Langkah-langkahnya tidak hanya terfokus pada persiapan akademik, tetapi juga mencakup aspek administratif dan psikologis.

Prosesnya dimulai dengan seleksi internal dari 49 murid menjadi 34 peserta yang benar-benar serius mendaftar. Kepada mereka, sekolah menyediakan fasilitas tes resmi dan prediksi untuk IELTS dan SAT. Bimbingan konseling khusus serta pelibatan alumni yang sudah berpengalaman sebagai konsultan pendidikan juga menjadi pilar penting.

"Proses pendaftaran yang melibatkan kerja keras guru, siswa, dan orang tua, sejak pertengahan Desember 2025 tersebut berawal dari seleksi internal 49 murid menjadi 34 peserta pendaftar," jelas Made.

Lebih lanjut, pendampingan dilakukan secara one-on-one, termasuk mengulas draf surat rekomendasi hingga memfasilitasi kebutuhan administratif seperti penerjemahan rapor ke dalam bahasa Inggris. Dari 34 pendaftar, 32 di antaranya telah dinyatakan sukses, dan jumlah LoA yang diterima masih berpotensi bertambah.

Ragam Prestasi dan Universitas Tujuan

Hasil dari kerja keras tersebut terlihat dari kualitas universitas dan program studi yang berhasil ditembus oleh para siswa. Mereka diterima di berbagai institusi ternama di negara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, Belanda, dan Selandia Baru.

Beberapa nama kampus kelas dunia yang memberikan LoA antara lain University of Toronto di Kanada, Monash University di Australia, University of Utah di Amerika Serikat, serta Wageningen University di Belanda.

"Mereka berhasil diterima di beragam program studi strategis yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia saat ini, mulai dari sains data, teknik, ilmu lingkungan, hingga bidang kesehatan," ungkap Made.

Pencapaian ini tidak hanya sekadar angka, tetapi mencerminkan pergeseran paradigma di sekolah negeri yang mampu menyiapkan siswanya untuk bersaing di kancah global dengan dukungan sistem yang tepat. Program Garuda Transformasi tampaknya telah membuka akses dan peluang yang sebelumnya mungkin terasa jauh dari jangkauan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar