Arus Balik Lebaran di Tol MBZ Mulai Landai, Lalu Lintas Terkendali

- Minggu, 29 Maret 2026 | 17:50 WIB
Arus Balik Lebaran di Tol MBZ Mulai Landai, Lalu Lintas Terkendali

PARADAPOS.COM - Arus balik puncak Lebaran 1447 Hijriah di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) mulai menunjukkan tren melandai pada Sabtu, 28 Maret 2026 atau H 7 Idulfitri. Meski volume kendaraan menuju Jakarta masih tinggi, operator jalan tol mencatat penurunan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi lalu lintas secara umum dilaporkan lancar dan terkendali berkat pemantauan ketat dan kesiapan petugas di lapangan.

Penurunan Volume Kendaraan Mulai Terlihat

Berdasarkan data pantauan PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek, pergerakan arus balik memang masih terjadi, namun intensitasnya telah berkurang. Pada H 7, tercatat 35.120 kendaraan melintas menuju Jakarta. Angka ini masih menunjukkan peningkatan 29,3 persen dibanding arus normal yang berkisar 27.161 kendaraan. Namun, tren penurunan sudah tampak nyata.

Di sisi lain, volume kendaraan yang meninggalkan Ibu Kota justru turun drastis menjadi 20.036 unit, atau mengalami penurunan sebesar 33,76 persen dari lalu lintas biasa. Pergeseran pola ini mengindikasikan bahwa gelombang utama perjalanan mudik dan balik telah memasuki fase akhir.

General Manager Operasi dan Pemeliharaan, Desti Anggraeni, menjelaskan perkembangan ini. "Arus balik sepanjang Sabtu kemarin mulai menunjukkan penurunan dikarenakan sudah banyak kendaraan yang kembali sejak hari-hari sebelumnya," ungkapnya di Bekasi, Minggu (29/3/2026).

Kondisi Lalu Lintas Tetap Terpantau

Meski mulai landai, kewaspadaan operasional tidak dikurangi. Desti menegaskan bahwa kelancaran yang terpantau saat ini didukung oleh sistem pemantauan lalu lintas yang berjalan terus-menerus dan kesiapsiagaan penuh petugas di titik-titik strategis. Situasi di jalan layang yang menghubungkan Cikampek dan Jakarta itu tetap menjadi fokus utama untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Menyikapi kondisi yang masih dinamis, pihak operator juga terus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. "Penurunan ini menjadi indikasi pergerakan kendaraan keluar Jakarta mulai mereda seiring berakhirnya periode mudik dan arus balik utama," jelas Desti.

Imbauan Keselamatan bagi Pengendara

Jasamarga mengimbau para pemudik yang masih dalam perjalanan untuk senantiasa berhati-hati. Langkah antisipatif seperti memastikan kondisi fisik pengemudi yang fit dan kelayakan kendaraan menjadi hal mendasar. Selain itu, kecukupan bahan bakar atau daya listrik untuk kendaraan listrik perlu diperhitungkan dengan matang guna menghindari risiko mogok di jalan.

Faktor cuaca, terutama di musim penghujan, juga perlu diwaspadai. Hujan dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan lebih licin, sehingga kecepatan kendaraan harus disesuaikan. Kewaspadaan ekstra ini diharapkan dapat membuat perjalanan sisa arus balik berlangsung aman dan lancar hingga tujuan.

Bagi pengguna jalan yang memerlukan informasi terkini atau bantuan darurat, layanan pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133 tetap aktif. Alternatif lain, masyarakat dapat menghubungi melalui akun Twitter @PTJASAMARGA atau memanfaatkan aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk platform iOS dan Android.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar