Bezzecchi dan Aprilia Cetak Sejarah dengan Finis 1-2 Beruntun di MotoGP Austin

- Senin, 30 Maret 2026 | 10:00 WIB
Bezzecchi dan Aprilia Cetak Sejarah dengan Finis 1-2 Beruntun di MotoGP Austin

PARADAPOS.COM - Dominasi Aprilia Racing di MotoGP 2025 mencapai titik puncak baru di Circuit of the Americas, Austin, Amerika Serikat. Marco Bezzecchi sukses memenangi balapan utama dengan gemilang, ditemani Jorge Martín di posisi kedua, menciptakan finis satu-dua beruntun kedua bagi pabrikan asal Italia tersebut. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Bezzecchi di puncak klasemen dengan torehan statistik yang mengesankan.

Perjalanan Menuju Kemenangan Bersejarah

Marco Bezzecchi memulai balapan dari posisi keempat akibat penalti, namun hal itu tak menghalangi langkahnya. Di tengah hiruk-pikuk lap pertama, RS-GP26 miliknya bahkan sempat mengalami kontak yang merusak sayap belakang. Namun, dengan ketenangan dan kecepatan yang luar biasa, pembalap asal Italia itu justru berhasil mengambil alih pimpinan lomba sebelum lap pertama berakhir. Posisi terdepan itu ia pertahankan dengan kendali penuh hingga bendera finis dikibarkan.

Kemenangan ini bukan sekadar angka biasa. Bezzecchi telah meraih lima kemenangan beruntun, menempatkannya dalam jajaran elit bersama Valentino Rossi dan Marc Márquez sebagai pembalap ketiga di era modern yang mencapainya. Lebih dari itu, ia juga menjadi pembalap pertama yang mampu menyapu bersih tiga seri pembuka Grand Prix dalam satu musim, sebuah prestasi yang terakhir terjadi satu dekade lalu.

Dominasi yang Hampir Tak Terbendung

Statistik yang tercipta semakin mempertegas keperkasaannya. Bezzecchi tercatat sebagai pembalap pertama di era modern MotoGP yang memenangkan lima balapan GP berturut-turut dengan memimpin sejak lap pertama hingga terakhir. Dalam lima balapan terakhir itu, ia tak pernah sekalipun kehilangan posisi terdepan selama lomba berlangsung. Akumulasi lap yang ia pimpin kini mencapai 121 lap, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Jorge Lorenzo.

Di belakang sang pemenang, Jorge Martín tampil solid. Pembalap Spanyol itu menyelesaikan balapan di posisi kedua, melengkapi dominasi Aprilia. Ini merupakan podium keduanya secara beruntun di balapan utama bersama tim, sekaligus podium kedua di akhir pekan ini setelah sebelumnya meraih kemenangan di sprint race.

Momen Kebangkitan Sang Pabrikan

Hasil di Austin ini menandai kemenangan ke-11 Aprilia Racing di kelas utama MotoGP, sekaligus kemenangan kelima secara berturut-turut. Yang lebih bersejarah, ini adalah pertama kalinya dalam catatan mereka, pabrikan dari Noale ini berhasil meraih dua finis satu-dua secara beruntun. Total kemenangan Aprilia di ajang World Grand Prix Motorcycle Racing kini mencapai angka simbolis 305.

Di ruang konferensi pers, kegembiraan dan rasa syukur terpancar dari para pemenang. Marco Bezzecchi dengan semangat tinggi menceritakan perasaannya.

"Di hari Sabtu saya melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari, tapi tim selalu memberikan dukungan penuh. Hari ini yang terpenting adalah tampil maksimal di balapan. Saya sangat senang dan bangga," ungkapnya. "Sudah lama saya bermimpi bisa tampil baik di sirkuit ini—lintasan yang selalu saya sukai—namun sebelumnya belum pernah benar-benar berhasil finis sesuai harapan. Bisa menjalani balapan seperti hari ini rasanya luar biasa."

Jorge Martín, yang tampil konsisten sepanjang akhir pekan, juga mengungkapkan kepuasannya meski harus mengakui kecepatan rekan setimnya.

"Saya benar-benar senang dan sangat berterima kasih kepada Aprilia. Saya sudah memberikan segalanya, dan itu membuat saya bangga," tutur Martín. "Di hari Sabtu saya berhasil mencapai target dengan memenangkan sprint race, dan hari ini saya juga berusaha semaksimal mungkin. Marco tampil luar biasa—saya sempat mencoba mengejarnya, tapi secara fisik saya terlalu memaksakan diri sehingga harus sedikit mengendur di beberapa lap terakhir. Saya memang selalu kesulitan di sirkuit ini, jadi bisa naik podium setelah absen tahun lalu adalah hasil yang sangat berarti."

Pandangan dari Balik Garasi

Kesuksesan ini tentu disambut gembira oleh pimpinan tim. Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing, menyoroti sinergi tim dan performa yang semakin matang, sambil tetap menjaga sikap waspada untuk lomba-lomba mendatang.

"Hari Minggu yang sangat berkesan bagi Aprilia Racing, dengan dua pembalap yang tampil luar biasa dan motor yang sangat kompetitif. Saya sangat puas melihat sinergi antara tim di Noale dan performa di lintasan," jelas Rivola. "Tentu saja, hasil ini tidak membuat kami berpuas diri—justru menjadi motivasi tambahan untuk terus mengembangkan motor kami. Apa yang terjadi hari ini adalah momen bersejarah yang akan tercatat."

Namun, di balik euforia kemenangan, Rivola juga menyisipkan catatan kehati-hatian. "Namun, kami tetap harus terus berbenah, karena apa yang terjadi pada Ai Ogura tidak mudah diterima. Saya turut prihatin untuknya, juga untuk Justin Marks dan Davide Brivio dari Trackhouse MotoGP Team. Hari ini sebenarnya ada peluang untuk melihat tiga motor Aprilia di podium, dan peluang seperti itu harus bisa dimaksimalkan," paparnya, mengingatkan bahwa persaingan di MotoGP selalu dinamis dan penuh tantangan.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar