Tim SAR Venezuela Evakuasi Wanita dan Bayi 9 Bulan dari Reruntuhan Tiga Hari Pasca Gempa Dahsyat

- Minggu, 28 Juni 2026 | 18:50 WIB
Tim SAR Venezuela Evakuasi Wanita dan Bayi 9 Bulan dari Reruntuhan Tiga Hari Pasca Gempa Dahsyat
PARADAPOS.COM - Tim pencarian dan penyelamatan di Venezuela berhasil mengevakuasi seorang wanita dan bayi berusia sembilan bulan dari reruntuhan bangunan di La Guaira, Sabtu, 27 Juni 2026, atau tiga hari setelah dua gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara tersebut. Operasi kemanusiaan ini masih terus berlangsung di tengah data resmi yang menunjukkan korban tewas mencapai 1.430 orang, 3.238 luka-luka, dan lebih dari 78 ribu orang dilaporkan hilang. Momen penyelamatan itu disambut haru oleh warga dan tim SAR yang bertepuk tangan serta bersorak lega saat korban dievakuasi menggunakan tandu.

Proses Evakuasi yang Menegangkan

Di lapangan, suasana mencekam bercampur haru mewarnai proses evakuasi. Tim SAR bekerja ekstra hati-hati saat mengangkat puing-puing beton dan besi yang menimpa korban. Seorang wanita berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di bawah reruntuhan sebuah bangunan di La Guaira. Setelah berhasil dikeluarkan, wanita tersebut langsung mendapat penanganan medis di dalam ambulans yang sudah siaga di lokasi. Tak lama berselang, tim pencarian dan penyelamatan juga berhasil menyelamatkan bayi berusia sembilan bulan dari reruntuhan bangunan yang sama. Rekaman video yang beredar memperlihatkan tim evakuasi dengan sangat hati-hati menggendong bayi yang ditemukan tertimbun reruntuhan. Bayi itu kemudian segera dibawa untuk mendapatkan perawatan medis sementara tim darurat terus melanjutkan pencarian di dalam reruntuhan.

Dampak Bencana yang Meluas

Pemerintah Venezuela melaporkan setidaknya 1.430 orang meninggal dunia dan 3.238 lainnya mengalami luka-luka. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah seiring berjalannya operasi pencarian. Lebih dari 78 ribu orang dilaporkan hilang sejak gempa pertama terjadi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.628 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, namun sekitar 50.577 orang hingga kini masih belum dapat dihubungi. Kondisi di lokasi bencana masih kacau. Jalan-jalan utama terputus akibat longsor dan reruntuhan bangunan, sementara listrik dan komunikasi di sejumlah wilayah belum pulih sepenuhnya. Tim penyelamat dari berbagai daerah terus dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi, meskipun terkendala medan yang sulit dan gempa susulan yang masih terjadi secara periodik.

Solidaritas di Tengah Kepiluan

Di tengah duka yang mendalam, momen penyelamatan wanita dan bayi tersebut menjadi secercah harapan bagi tim SAR dan warga setempat. Tepuk tangan dan sorak lega pecah saat tandu membawa korban keluar dari tumpukan reruntuhan. Suasana haru langsung menyelimuti lokasi, mengingatkan semua orang bahwa setiap nyawa yang berhasil diselamatkan adalah kemenangan kecil di tengah bencana besar. Operasi pencarian korban selamat masih terus dilakukan tanpa henti. Tim SAR bekerja bergantian siang dan malam, berharap masih ada lagi korban yang bisa ditemukan dalam keadaan hidup. Pemerintah setempat juga telah membuka posko-posko pengungsian dan dapur umum untuk membantu para korban yang kehilangan tempat tinggal.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar