Pemprov Jambi Siapkan Penyesuaian Bertahap Belanja Pegawai ke Batas 30% APBD

- Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB
Pemprov Jambi Siapkan Penyesuaian Bertahap Belanja Pegawai ke Batas 30% APBD

PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Jambi mulai menyiapkan langkah strategis untuk menyesuaikan porsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sesuai amanat Undang-Undang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD). Gubernur Al Haris mengonfirmasi bahwa penyesuaian menuju batas maksimal 30 persen dari total APBD ini akan dilakukan secara bertahap, dengan target capaian pada tahun 2027.

Strategi Penyesuaian Bertahap

Menyikapi ketentuan baru tersebut, pemerintah daerah tidak serta-merta melakukan pemotongan anggaran secara drastis. Saat ini, belanja untuk pegawai di Jambi masih tercatat sekitar 34 persen, sedikit di atas ambang batas yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang hati-hati dan berkelanjutan agar penyesuaian tidak mengganggu pelayanan publik maupun kesejahteraan aparatur.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa proses ini membutuhkan waktu dan perencanaan matang. "Penyesuaian ini tidak bisa dilakukan secara instan. Kita akan lakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan daerah," jelasnya.

Koordinasi Intensif dengan Pemerintah Pusat

Untuk menemukan formula yang tepat, Pemprov Jambi akan menggencarkan koordinasi dengan pemerintah pusat. Dialog ini dinilai krusial untuk memetakan solusi yang realistis, mengingat tantangan serupa juga dihadapi oleh banyak daerah lain di Indonesia. Tujuannya adalah agar kebijakan ini dapat berjalan tanpa mengorbankan kepentingan dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengabdi.

Optimisme Capai Target 2027

Meski diakui sebagai pekerjaan yang tidak mudah, Gubernur Al Haris menyimpan keyakinan bahwa target penurunan porsi belanja pegawai hingga tepat 30 persen pada 2027 dapat direalisasikan. Optimisme ini dilandasi oleh komitmen untuk melakukan penataan secara konsisten dan terukur dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan dinamika perkembangan anggaran dan kebutuhan daerah yang terus dievaluasi.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar