PARADAPOS.COM - Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengunjungi rumah duka Bripka (Anumerta) Fajar Permana di Jakarta, Senin (13/4/2026). Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan dan belasungkawa atas gugurnya anggota Ditlantas Polda Metro Jaya tersebut saat bertugas mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Dalam pernyataannya, Agus menyampaikan duka mendalam dari pimpinan dan seluruh jajaran Polri kepada keluarga yang ditinggalkan.
Duka dan Penghormatan dari Pimpinan
Irjen Agus Suryonugroho hadir di kediaman duka dengan seizin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Di sana, ia bertemu langsung dengan orang tua, istri, dan anak almarhum. Kehadiran pimpinan tertinggi Korlantas ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kepedulian institusi terhadap setiap pengorbanan anggotanya di lapangan.
"Atas seizin Bapak Kapolri, saya Kakorlantas Polri saat ini kami di kediaman rumah duka Almarhum Fajar, bertemu dengan orang tua, istri, dan putranya. Tentunya kami menyampaikan duka yang mendalam," jelas Agus dalam keterangannya.
Gugur Saat Mengabdi di Operasi Ketupat
Bripka Fajar Permana meninggal dunia pada 22 Maret 2026. Diduga mengalami kelelahan, ia gugur saat menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat 2026. Kepergiannya menorehkan duka yang dalam, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat di lingkungan Korps Lalu Lintas dan Polri secara keseluruhan.
Menyikapi kehilangan ini, Agus berusaha mengambil hikmah. "Kami berduka, tetapi semoga ini bisa menjadi semangat untuk kita bisa mengabdi, melindungi, dan melayani masyarakat," ujarnya.
Dedikasi di Balik Keberhasilan Operasi
Agus menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang ditandai dengan kelancaran arus mudik dan balik, tidak lepas dari dedikasi dan pengorbanan personel di lapangan. Di balik statistik kelancaran lalu lintas, tersimpan kerja keras, kewaspadaan, dan risiko tinggi yang dihadapi setiap anggota setiap harinya.
Ia juga menyampaikan pesan khusus Kapolri untuk keluarga almarhum. "Memang tugas adalah kehormatan, namun pesan dari Bapak Kapolri di samping duka yang mendalam, kami juga menyampaikan kepada keluarganya adalah kehormatan yang setinggi-tingginya," ungkapnya.
Pahlawan Keselamatan yang Dikenang
Bripka (Anumerta) Fajar Permana kini dikenang sebagai salah satu pahlawan keselamatan yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Pengabdiannya hingga titik akhir merupakan bukti konkret komitmen dan integritas anggota Polri, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan raya.
Korlantas Polri memastikan bahwa jasa serta pengorbanan almarhum akan senantiasa diingat. Momentum duka ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk terus bertugas dengan penuh tanggung jawab, sekaligus memperkuat solidaritas dan ikatan kebersamaan di antara sesama penegak hukum.
Artikel Terkait
Pemerintah Konsolidasi 250 BUMN, Hemat Rp50 Triliun Hingga Juli 2026
Kritik Mengalir, Kepala BGN Baru Sebut Program MBG Bak Pacman Serap Hasil Pertanian
Pemkot Jaksel Ungkap Penyebab SDN Kebayoran Lama Selatan Ambruk: Bangunan Berusia 50 Tahun Tak Pernah Direnovasi Struktural
Pembalap Indonesia Finis Ketiga di Mandalika, Kunci Posisi Lima Besar Klasemen Akhir Musim