PARADAPOS.COM - Semen Padang harus mengakui keunggulan Persis Solo dengan skor 1-2 dalam laga pekan ke-27 BRI Liga 1 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (19/4). Kekalahan beruntun kedua ini semakin memperburuk posisi tim asuhan Imran Nahumarury di papan bawah klasemen, menyisakan pekerjaan rumah besar terkait efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Analisis Pelatih: Permainan Baik, Finishing Kurang
Dalam evaluasi pasca-pertandingan, Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury mengakui bahwa timnya sebenarnya menampilkan permainan sesuai rencana. Kabau Sirah mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun gagal mengubahnya menjadi gol. Di sisi lain, Persis Solo dinilainya tampil lebih efisien.
"Secara permainan, sudah sesuai dengan game plan yang disiapkan dalam latihan. Penguasaan bola dan peluang yang dikreasikan cukup banyak. Tapi sepak bola bukan hanya soal possession namun juga tentang efektivitas, dan itu yang menjadi kendala kami di laga ini," jelas Imran.
Konsentrasi dan Efisiensi Jadi Pembeda
Imran menekankan bahwa kekalahan ini menjadi catatan penting, terutama dalam hal konsistensi konsentrasi dan ketajaman di depan gawang. Dia memberikan apresiasi pada efisiensi yang ditunjukkan oleh tim lawan, yang mampu memaksimalkan sedikit peluang yang mereka dapatkan.
"Persis tidak banyak peluang namun bisa memaksimalkannya menjadi gol. Itu yang jadi pembeda. Ini menjadi evaluasi bagi kami," ungkap mantan pelatih Malut United itu.
Faktor Cuaca dan Tantangan Berikutnya
Imran juga menyebut hujan deras yang mengguyur Stadion Manahan turut mempengaruhi ritme permainan timnya. Meski demikian, dia menegaskan bahwa kondisi lapangan tidak boleh dijadikan alasan untuk performa yang menurun.
"Awalnya permainan kami cukup cair. Namun setelah hujan turun, mulai terkendala. Namun itu bukan alasan karena mestinya dalam kondisi apapun, kami harus tetap fokus," tegasnya.
Kekalahan ini membuat Semen Padang tetap terperangkap di posisi ke-17 dengan 20 poin, hanya terpaut tiga poin dari zona aman. Tekanan semakin besar menjelang laga selanjutnya, di mana mereka akan menjamu Persijap Jepara, Senin (20/4), dalam duel sesama tim yang berjuang menghindari degradasi.
Artikel Terkait
Kemensos Gandeng Perusahaan Jepang Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Jadi Perawat
Prabowo dan Putin Sepakati Percepatan Kerja Sama Bilateral di Kremlin
Kementerian Sosial dan Koperasi Sinergi Ubah Bansos Jadi Program Pemberdayaan Ekonomi
Anwar Usman Pamit dari MK, Ingatkan Risiko Hakim Tak Pernah Disukai Semua Pihak