PARADAPOS.COM - Sebuah mobil pemadam kebakaran (damkar) milik pemerintah daerah terguling di Jalan Raya Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis, 16 April 2026. Kecelakaan yang melibatkan empat petugas ini terjadi saat kendaraan sedang dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran. Tiga petugas mengalami luka-luka dan segera mendapat perawatan medis, sementara satu orang lainnya dinyatakan selamat dengan luka ringan.
Kronologi Kecelakaan di Tikungan Tajam
Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, insiden terjadi di Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara. Unit damkar tersebut sedang melaksanakan tugas untuk membantu pemadaman api di wilayah Kecamatan Cidaun. Menjelang lokasi kejadian, kendaraan harus melalui jalan menurun dengan tikungan yang cukup tajam.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, menjelaskan kondisi jalan yang licin menjadi faktor penyebab. "Ketika memasuki jalan menurun dan menikung tajam dengan landasan jalan licin membuat sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraan ditambah mobil sudah terisi air sebanyak 1.500 liter hingga akhirnya terguling," jelasnya di Cianjur.
Kondisi Korban dan Langkah Evakuasi
Dari empat petugas yang berada di dalam kabin, dua di antaranya mengalami luka cukup serius. Satu petugas lainnya menderita luka ringan, dan seorang lagi hanya mengalami memar. Tim penolong dengan sigap mengevakuasi korban dari reruntuhan kendaraan.
Dua petugas dengan kondisi terparah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur untuk mendapatkan penanganan intensif. Sementara itu, petugas yang lukanya lebih ringan menjalani perawatan awal di klinik kesehatan terdekat. "Saat kejadian di dalam mobil terdapat empat orang petugas, dua orang mengalami luka cukup serius, satu orang luka ringan, dan satu orang lainnya hanya mengalami luka memar," ungkap Djoko Purnomo memaparkan keadaan awak kendaraan.
Pemulihan Petugas dan Kendaraan
Pihak instansi terkait memastikan seluruh petugas yang menjadi korban akan mendapatkan pendampingan dan perawatan hingga pulih sepenuhnya. Komitmen ini ditegaskan agar mereka dapat kembali bertugas dalam kondisi fisik yang optimal. Mobil damkar yang rusak juga telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mencegah gangguan arus lalu lintas di jalur penghubung wilayah selatan Cianjur.
Djoko Purnomo menegaskan tanggung jawab pihaknya terhadap keselamatan personel. "Kami pastikan petugas yang mengalami kecelakaan menjalani perawatan sampai sembuh dan dapat kembali beraktivitas normal seperti semula," tuturnya. Kendaraan operasional yang mengalami kerusakan akan segera menjalani proses perbaikan untuk dipersiapkan kembali dinas.
Artikel Terkait
Kaltim Rancang Insentif Khusus untuk Pemerataan Dokter Spesialis ke Pedalaman
BPMP Kepri Gelar Forum Publik untuk Tingkatkan Transparansi dan Layanan Inklusif
KPK: Motif Pribadi Juga Picu Korupsi Kepala Daerah Pilkada 2024
Menteri HAM Nilai Pelaporan Dua Akademisi ke Polisi Tidak Perlu