PNM Tanam 27 Ribu Pohon Serentak di 58 Wilayah Peringati Hari Lahir Pancasila

- Selasa, 02 Juni 2026 | 19:25 WIB
PNM Tanam 27 Ribu Pohon Serentak di 58 Wilayah Peringati Hari Lahir Pancasila
PARADAPOS.COM - Sebanyak 27 ribu pohon ditanam serentak di 58 wilayah Indonesia dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Kegiatan ini digagas oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai bagian dari perayaan HUT ke-27 perusahaan. Aksi penghijauan tersebut berlangsung di GOR Soemantri, Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2026, dan diikuti oleh lebih dari 2.700 karyawan. Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa langkah ini merupakan simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan sekaligus pengingat akan pentingnya kesabaran dan keberlanjutan dalam proses pemberdayaan masyarakat.

Menanam Pohon, Menumbuhkan Harapan

Suasana di GOR Soemantri pagi itu terasa berbeda. Ratusan karyawan PNM tampak antusias mengikuti rangkaian upacara sebelum akhirnya bergerak ke titik-titik penanaman yang telah ditentukan. Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga menjadi simbol dari filosofi kerja perusahaan. “Sebagaimana pohon yang ditanam hari ini tidak langsung memberikan keteduhan, pemberdayaan pun membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan keberlanjutan. Namun dari akar yang kuat, akan tumbuh manfaat yang luas,” kata Kindaris di sela-sela acara.

Perluasan Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera

Dalam kesempatan yang sama, Kindaris menekankan peran strategis PNM dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat prasejahtera. Ia optimistis bahwa ke depan, masyarakat akan semakin mudah memperoleh pembiayaan usaha tanpa hambatan birokrasi yang berbelit. “Tugas PNM ke depan tentu semakin menantang, tetapi dengan tekad yang kuat dan sinergi yang berkelanjutan, kita pasti mampu menghadirkan pembiayaan dan pemberdayaan yang memberi manfaat lebih,” ujarnya.

Keadilan Sosial sebagai Landasan Pelayanan

Tak hanya soal pembiayaan, Kindaris juga mengajak seluruh insan PNM untuk senantiasa menghadirkan pelayanan yang berlandaskan keadilan sosial. Menurutnya, upaya ini menjadi krusial demi menjamin kesempatan yang setara bagi kelompok usaha kecil di berbagai daerah. “Sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang merasa tertinggal dalam roda pembangunan nasional,” tuturnya.

Pancasila sebagai Fondasi Bisnis dan Kebangsaan

Rangkaian HUT ke-27 PNM diawali dengan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Momen ini menjadi pengingat bahwa laju bisnis perusahaan tidak boleh terlepas dari nilai-nilai luhur kebangsaan. “Di usia yang ke-27, PNM memahami bahwa setiap langkah pemberdayaan sejatinya adalah ikhtiar menumbuhkan harapan,” ungkap Kindaris menutup rangkaian acara.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar