Gubernur Maluku Utara Jadikan Imlek Momen Evaluasi Program Prioritas

- Minggu, 22 Februari 2026 | 01:25 WIB
Gubernur Maluku Utara Jadikan Imlek Momen Evaluasi Program Prioritas

PARADAPOS.COM - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan harapan dan refleksi pribadinya menyambut Tahun Baru Imlek. Dalam pernyataannya, ia menekankan momen ini sebagai waktu untuk mengevaluasi program prioritas pemerintahan dan memperkuat komitmennya untuk memimpin dengan kejernihan hati, mengayomi seluruh warga tanpa terkecuali.

Refleksi Kepemimpinan di Momen Imlek

Bagi Gubernur Sherly Tjoanda, pergantian tahun dalam penanggalan Imlek bukan sekadar perayaan budaya. Ia memaknainya sebagai kesempatan untuk introspeksi dan penajaman kembali arah kebijakan. Momen ini dijadikan titik tolak untuk menilai capaian dan kekurangan tahun sebelumnya, serta menyusun langkah perbaikan yang lebih solid untuk masa depan.

“Makna Chinese New Year bagi saya waktu untuk mengkalibrasi kembali program prioritas saya apa, kemudian belajar dari pengalaman tahun kemarin apa yang kurang, apa yang perlu diperbaiki, dan memastikan bahwa semua keputusan yang akan saya ambil di Tahun Baru ini berdasarkan dari kejernihan hati sesuai dengan visi misi sejak awal,” tuturnya.

Mengayomi Semua dalam Keberagaman

Sebagai pemimpin di wilayah yang kaya akan keragaman budaya, Sherly Tjoanda menyadari sepenuhnya tanggung jawabnya yang melampaui identitas tunggal. Visi kepemimpinannya berlandaskan pada nilai-nilai universal yang dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, dengan fokus pada penciptaan rasa keadilan dan keamanan bagi setiap warga.

“Dalam memimpin Maluku Utara saya tidak hanya membawa satu identitas budaya, tapi ada nilai-nilai secara universal lainnya seperti keadilan, tanggung jawab, dan memastikan bahwa tugas saya sebagai gubernur, sebagai pemimpin daerah mengayomi semua, memberikan rasa adil dan aman buat warga yang saya pimpin saat ini,” jelasnya.

Harapan untuk Kemajuan Bersama

Di tengah suasana sukacita Imlek, Gubernur Sherly Tjoanda juga menyampaikan optimisme dan doanya untuk tahun yang baru. Harapannya mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, menekankan pentingnya pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan bagi daerah maupun bangsa.

“Semoga di tahun 2026 ini Maluku Utara dan Indonesia bisa bertumbuh dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, rezekinya bertambah, kedamaian dan kestabilan antar sesama, antar kelompok, dan keseimbangan dengan alam selalu terjaga,” ujarnya.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar