PARADAPOS.COM - Organisasi Wirawati Catur Panca menggelar turnamen padel Wirawati Cup 2026 untuk pertama kalinya pada Minggu, 19 April 2026. Ajang yang diikuti 27 tim ganda perempuan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Kartini dan menyongsong hari jadi ke-50 organisasi tersebut, dengan dukungan penuh dari MPR RI dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Lebih Dari Sekadar Turnamen
Bertema 'Semangat Kartini, Aksi Wirawati', kejuaraan ini dirancang untuk melampaui sekadar kompetisi olahraga biasa. Di lapangan, para peserta tidak hanya memperebutkan piala bergilir dari Wakil Ketua MPR RI dan Menteri PPPA, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat jaringan persahabatan dan semangat kebersamaan di antara perempuan dari berbagai rentang usia, dengan batas maksimal 70 tahun.
Ketua Umum Wirawati Catur Panca, Pia Sutopo Megananda, menegaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah membangun keakraban. "Jadi kami mengadakan ini untuk seluruh organisasi dan apa namanya klub-klub untuk bisa bersama kita apa supaya bisa saling mengenal dan lebih ee kalau kita bilang olahraga itu sehat ya, untuk sehat juga," tuturnya.
Apresiasi dari Pemerintah
Dukungan konkret dari lembaga negara turut mengukuhkan pentingnya inisiatif ini. Staf Ahli Menteri bidang Partisipasi dan Lingkungan Strategis Kementerian PPPA, Rini Handayani, menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan turnamen.
“Kami dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan tentu mengapresiasi apa yang telah diinisiasi oleh Wirawati Catur Panca. Tentunya dengan olahraga ini membuat perempuan-perempuan lebih semangat karena ini juga dalam menyambut Hari Kartini dan 50 tahun Wirawati Catur Panca. Dengan semangat untuk olahraga, artinya perempuan Indonesia menjadi sehat dan kalau perempuan Indonesia sehat, pasti memiliki inovasi dan kreativitas yang lebih oke,” jelas Rini Handayani.
Warisan dan Harapan Ke Depan
Dengan merangkul semangat Kartini, penyelenggara berharap ajang ini dapat menjadi tradisi tahunan yang terus menyebarkan nilai-nilai kesehatan, sportivitas, dan pemberdayaan. Para pemenang yang berhasil keluar sebagai juara tidak hanya akan membawa pulang piala bergilir, tetapi juga menjadi bagian dari sebuah gerakan yang lebih besar: mendorong perempuan Indonesia untuk aktif, sehat, dan terhubung.
Artikel Terkait
KPK Sita Rp1,9 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik, Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
BI Rate Naik ke 5,5 Persen, Bank Indonesia Akui Tekanan Rupiah Lebih Berat dari Perkiraan
Ribuan Guru Blokade Stadion Azteca Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026