PARADAPOS.COM - Pesawat angkutan haji utama Garuda Indonesia telah mendarat di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (23/4/2026). Kehadiran pesawat Airbus A330-300 berkapasitas 364 penumpang ini menandai dimulainya fase operasional penerbangan untuk jemaah haji asal Banjarmasin, dengan kloter pertama dijadwalkan berangkat pada Jumat dini hari.
Kesiapan Penuh Menyambut Kloter Pertama
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengonfirmasi kesiapan armada tersebut. Pesawat besar ini akan melayani penerbangan perdana yang dijadwalkan lepas landas tepat setelah tengah malam.
"Pesawat besar ini siap memberangkatkan kloter pertama yang dijadwalkan pada Jumat dini hari (24 April) pukul 00.05 WITA," jelas Stephanus Millyas Wardana.
Tahun ini, sebanyak 6.758 calon haji yang terbagi dalam 19 kloter akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia melalui bandara tersebut. Menyikapi hal ini, manajemen bandara telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas pendukung, mulai dari landasan pacu, garbarata, hingga eskalator, untuk memastikan kelancaran proses embarkasi.
Koordinasi dan Fasilitas Pendukung yang Dioptimalkan
Persiapan yang matang tidak hanya terlihat pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada koordinasi operasional. Millyas menegaskan bahwa semua langkah telah diambil untuk menciptakan proses yang efisien dan aman bagi seluruh jemaah.
“Pada prinsipnya seluruh persiapan mulai dari fasilitas pendukung penerbangan hingga koordinasi aktif dengan seluruh pihak terkait telah kami lakukan guna kelancaran proses penerbangan haji tahun ini," ungkapnya.
Sebagai bentuk layanan khusus, pemeriksaan keamanan (screening) untuk calon jemaah dan barang bawaan bahkan telah dipindahkan ke Asrama Haji Banjarmasin. Kebijakan ini diambil untuk memangkas waktu tunggu dan meningkatkan kenyamanan jemaah saat tiba di bandara.
Proses Keberangkatan yang Terintegrasi
Rangkaian perjalanan menuju tanah suci akan dimulai dari asrama haji. Sebanyak 10 unit bus yang telah disterilkan dan dalam kondisi prima akan mengangkut jemaah menuju Bandara Syamsudin Noor. Setiba di bandara, proses boarding akan difasilitasi dengan eskalator dan garbarata langsung ke pintu pesawat.
Bagi jemaah yang membutuhkan bantuan mobilitas, tersedia lift khusus yang akan membawa mereka hingga ke garbarata, memastikan aksesibilitas yang sama bagi semua calon haji. Dengan segala persiapan teknis dan prosedural yang telah dijalankan, harapan terbesar adalah kelancaran seluruh rangkaian perjalanan.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pengguna jasa agar selama penerbangan haji kali ini mendapatkan kelancaran, keamanan, dan keselamatan bagi semua jamaah dan petugas," tambah Millyas menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Kejari Palembang Terima Pelimpahan Dua Tersangka Korupsi Penguatan Sistem Kesehatan BPFK
10 Buku Termahal di Dunia, dari Naskah Joseph Smith hingga Catatan Leonardo da Vinci
Surabaya Siap Gelar HGI City Cup 2026, Perpaduan Turnamen Domino dan Pemberdayaan UMKM
19 Pegawai ESDM Jatim Kembalikan Rp707 Juta Hasil Pungli Perizinan Tambang