CEO Toko Elektronik di PIK Ekspansi Cabang Baru di Tengah Tekanan Ekonomi Global

- Minggu, 26 April 2026 | 13:00 WIB
CEO Toko Elektronik di PIK Ekspansi Cabang Baru di Tengah Tekanan Ekonomi Global
PARADAPOS.COM - Di tengah tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi, para pemilik toko elektronik di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Tangerang, mulai menyusun ulang strategi bisnis mereka. Daya beli masyarakat yang menurun mendorong mereka untuk tidak hanya mengandalkan diskon, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan fisik toko. Salah satu pelaku usaha yang terlihat aktif adalah CEO dan Co-Founder AIO Grup, Hendry Hermawan, yang baru saja meresmikan cabang ketujuhnya di PIK 2 pada Minggu, 26 April 2026.

Dampak Geopolitik dan Respons Lapangan

Ketidakpastian ekonomi global memang memberikan tekanan pada berbagai sektor, termasuk elektronik. Namun, di lapangan, respons para pengusaha tidak seragam. Alih-alih panik, beberapa justru melihat celah untuk berinovasi. “Pengaruh pada harga ada dan saya rasa hampir ke semua sektor. Tapi, untuk daya beli belum berpengaruh besar,” ujar Hendry Hermawan saat ditemui di sela-sela peresmian tokonya. Pernyataan ini menarik karena menunjukkan bahwa meskipun harga barang terpengaruh, permintaan dari konsumen masih relatif stabil. Para pemilik toko pun tidak tinggal diam. Mereka mulai menebar promo, memberikan pelayanan ekstra, hingga membuka cabang baru sebagai cara untuk mempertahankan eksistensi di tengah persaingan yang semakin ketat.

Bukan Sekadar Jualan, Tapi Memberi Solusi

Strategi yang diterapkan tidak lagi sekadar menurunkan harga. Hendry menjelaskan bahwa toko barunya yang berdiri di atas lahan belasan ribu meter persegi kini dilengkapi dengan kafe dan layanan konsultan elektronik. Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman dan personal. “Dari sini kami akan membantu mengarahkan mereka apa yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan anggaran yang ada,” ungkapnya. Pendekatan ini menunjukkan pergeseran dari model bisnis konvensional menuju layanan yang lebih konsultatif. Pembeli tidak hanya datang untuk membeli barang, tetapi juga mendapatkan saran yang sesuai dengan kebutuhan dan bujet mereka. Hal ini diharapkan dapat membangun kepercayaan jangka panjang.

Ekspansi dan Target Pertumbuhan

Dengan dibukanya cabang ke-7 di kawasan PIK 2, AIO Grup memastikan tetap menjangkau pasar dari skala perumahan kecil hingga industri. Untuk merayakan pembukaan tersebut, mereka meluncurkan program promosi bertajuk Lucky Seven. Promo ini menawarkan potongan harga mulai dari Rp70 ribu hingga Rp7 juta, serta hadiah mobil listrik tanpa perlu diundi. “Melalui promo ini, pertumbuhan penjual di tokonya mencapai 50 persen per tahun,” jelas Hendry. Optimisme pun terlihat dari target yang dicanangkan. Di tahun 2026, perusahaan menargetkan pertumbuhan sebesar 80 persen. Angka ini cukup ambisius mengingat kondisi ekonomi yang masih diliputi ketidakpastian, namun didukung oleh strategi ekspansi dan peningkatan layanan yang telah dimulai sejak awal tahun.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar