Jemaah Haji Lansia Asal Pasuruan Meninggal di Madinah Akibat Gangguan Pernapasan

- Senin, 27 April 2026 | 09:00 WIB
Jemaah Haji Lansia Asal Pasuruan Meninggal di Madinah Akibat Gangguan Pernapasan
PARADAPOS.COM - Seorang jemaah haji lanjut usia asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, akibat gangguan pernapasan. Jemaah bernama Kamariyah, 85 tahun, yang tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Surabaya, mengembuskan napas terakhir setelah mengalami sesak napas. Peristiwa ini dikonfirmasi oleh Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, As’adul Anam, pada Senin, 27 April 2026.

Kondisi Kritis Sebelum Wafat

Menurut laporan dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di lapangan, kondisi almarhumah sempat menurun drastis akibat sesak napas. Tim medis yang bertugas di Madinah telah berupaya memberikan penanganan, namun nyawa jemaah asal Pasuruan itu tidak tertolong. As’adul Anam membenarkan kabar duka tersebut. "Iya ada satu dari kloter 8 Pasuruan, usianya sudah lanjut 83 tahun. Jemaah dari embarkasi Surabaya," ujarnya.

Perhatian Khusus pada Jemaah Lansia

Fase awal kedatangan di Tanah Suci memang menjadi momen krusial bagi kesehatan jemaah, terutama mereka yang berusia lanjut. Perubahan cuaca, kelelahan perjalanan, dan aktivitas fisik yang padat kerap memicu gangguan kesehatan. Petugas haji di lapangan terus mengingatkan agar para jemaah, khususnya yang berusia lanjut, menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri dalam beraktivitas. Imbauan ini disampaikan secara rutin baik melalui pengeras suara di pemondokan maupun secara personal oleh para pembimbing kloter.

Prosedur Penanganan dan Hak Jemaah

PPIH memastikan seluruh penanganan jemaah yang meninggal dunia akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Hal ini mencakup pelaksanaan badal haji serta pemenuhan hak-hak jemaah. Badal haji akan dilaksanakan oleh petugas atau pihak lain yang memenuhi syarat, sehingga ibadah haji almarhumah tetap dapat ditunaikan secara sah. Prosesi ini menjadi prioritas utama bagi pihak penyelenggara. Untuk urusan asuransi, pencairan dana baru akan dilakukan setelah terbit sertifikat kematian resmi atau Certificate of Death dari otoritas Arab Saudi. Dokumen tersebut menjadi dasar bagi ahli waris di Indonesia untuk mendapatkan haknya.

Imbauan bagi Seluruh Jemaah

Petugas kembali mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Kesehatan menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar dan jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat. Cuaca panas dan aktivitas yang padat menuntut setiap jemaah untuk lebih disiplin dalam beristirahat dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini