Presiden Prabowo Lantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Bakom dan Jubir Presiden, Dudung Abdurachman Gantikan Posisi KSP

- Senin, 27 April 2026 | 11:25 WIB
Presiden Prabowo Lantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Bakom dan Jubir Presiden, Dudung Abdurachman Gantikan Posisi KSP
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI sekaligus juru bicara presiden dalam reshuffle kabinet pada Senin, 27 April 2026. Qodari sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Presiden, posisi yang kini digantikan oleh Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Pelantikan ini menjadi salah satu perubahan penting dalam Kabinet Merah Putih.

Penegasan Soal Reshuffle

Saat dikonfirmasi terkait perombakan kabinet, Qodari memberikan pernyataan singkat. Ia menegaskan bahwa reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo. Pernyataan ini disampaikannya di tengah hiruk-pikuk agenda istana yang juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara.

Latar Belakang dan Pendidikan

Muhammad Qodari lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 15 Oktober 1973. Ia dikenal luas sebagai pengamat politik dan peneliti. Karier akademisnya dimulai ketika ia meraih gelar Sarjana Psikologi Sosial dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1997. Setelah itu, Qodari melanjutkan studi ke University of Essex, Inggris, dengan fokus mempelajari Political Behavior. Ia berhasil menyelesaikan program magisternya sekitar tahun 2002. Tidak berhenti di situ, pada tahun 2017 ia meraih gelar doktor Ilmu Politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Disertasinya berjudul "Split-Ticket Voting dan Faktor-Faktor yang Menjelaskannya pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Indonesia Tahun 2014."

Rekam Jejak Karier

Perjalanan profesional Qodari cukup beragam. Ia memulai karier sebagai peneliti di ISAI (Institut Studi Arus Informasi) antara Mei 1999 hingga September 2001. Pengalaman ini memberinya wawasan mendalam tentang dinamika informasi dan politik di Indonesia. Selain di bidang akademis, ia pernah menjabat sebagai Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 2003-2005. Kemudian, ia dipercaya menjadi Wakil Direktur Eksekutif LSI hingga Oktober 2005. Peran-peran ini memperkuat reputasinya sebagai analis yang paham seluk-beluk perilaku pemilih dan strategi komunikasi politik. Dengan latar belakang yang solid di bidang riset dan politik, penunjukan Qodari sebagai Kepala Bakom RI diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan publik secara lebih efektif.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar