PARADAPOS.COM - Sebanyak empat korban perempuan masih terjepit di dalam gerbong khusus wanita pasca kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam. Jumlah ini menurun dari laporan awal yang menyebutkan tujuh orang terjepit. Total korban yang berhasil dievakuasi dan dibawa ke sembilan rumah sakit di wilayah Bekasi mencapai 79 orang, dengan lima di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Insiden yang melibatkan KRL PLB 5568A dan Kereta Argo Bromo PLB 4B ini terjadi pada pukul 20.52 WIB, di KM 28 920.
Proses evakuasi terhadap para korban yang masih terjepit berlangsung lambat dan penuh tantangan. Keterbatasan ruang di dalam gerbong menjadi kendala utama. Tidak semua personel penyelamat bisa masuk secara bersamaan.
"Total 79 korban yang dibawa ke sembilan rumah sakit di wilayah bekasi, lima di antaranya meninggal dunia, dan empat di antaranya masih ada dalam gerbong tengah dievakuasi," kata jurnalis Metro TV Rona Marina dalam laporannya di Breaking News Metro TV, Selasa, 28 April 2026.
Sejumlah rumah sakit yang menerima korban antara lain RSUD Kota Bekasi, RS Hermina, RS Primaya, dan beberapa fasilitas kesehatan lainnya. Di lokasi kejadian, suasana mencekam masih terasa. Tim SAR gabungan bekerja ekstra hati-hati.
Hanya sekitar 25 personel SAR yang bisa masuk ke dalam gerbong untuk menjangkau korban. Sisanya terpaksa menunggu di peron. Alat pemotong logam berukuran besar yang dibutuhkan untuk membebaskan korban dari himpitan pun hanya tersedia satu unit. Kesulitan ini sempat disampaikan Kepala Basarnas, Marsdya TNI Mohammad Syafii, dalam siaran langsung.
"Mohon doanya tim SAR dan peralatan yang ada dan memang di dalam space yang terbatas, sehingga kita berupaya memaksimalkan seluruh potensi yang memiliki kemampuan khusus karena memang kejadian ini membutuhkan penanganan khusus, itu perlu kita sadari bersama," ujar Syafii.
Kecelakaan ini melibatkan KRL PLB 5568A (CL KPB–CKR) dengan kereta jarak jauh Argo Bromo PLB 4B relasi Gambir–Surabaya, Pasar Turi. Insiden terjadi di Stasiun Bekasi Timur, KM 28 920 pada pukul 20.52 WIB, Senin, 27 April 2026. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap empat korban perempuan masih terus berlangsung.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Laba Bersih DADA Melonjak 216,7% di 2025, Emiten Properti Bagikan Dividen Rp2 Miliar
KAI Tutup Stasiun Bekasi Timur Usai Kecelakaan KRL dan Argo Bromo, 7 Tewas dan 81 Luka
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Stasiun Depok Baru
Tabrakan Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Tewaskan 4 Orang, 74 Luka-Luka