Tabrakan Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Tewaskan 4 Orang, 74 Luka-Luka

- Senin, 27 April 2026 | 23:25 WIB
Tabrakan Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Tewaskan 4 Orang, 74 Luka-Luka
PARADAPOS.COM - Sebuah insiden tabrakan antara Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026. Peristiwa ini mengakibatkan 74 orang luka-luka dan 4 orang meninggal dunia. Pemerintah Kota Bekasi bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) langsung bergerak melakukan evakuasi dan penanganan korban di sejumlah rumah sakit.

Korban Tersebar di Beberapa Rumah Sakit

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memberikan keterangan langsung di lokasi kejadian pada Selasa dini hari, 28 April 2026. Ia merinci bahwa dari total 74 korban luka, sebanyak 59 orang tengah menjalani perawatan intensif di RSUD. Sementara itu, 12 korban lainnya dirawat di RS Primaya, dan 3 orang sisanya berada di RS Bella. “Data terakhir, 59 korban dirawat di RSUD, 12 di RS Primaya, dan 3 di RS Bella,” ujarnya di tengah suasana duka yang masih menyelimuti lokasi. Selain korban luka, kecelakaan ini juga merenggut empat nyawa. Tiga jenazah telah dibawa ke RSUD, sedangkan satu jenazah lainnya ditangani di RS Bella. Proses identifikasi dan penyerahan jenazah kepada keluarga masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

KAI Pastikan Penumpang Argo Bromo Selamat

Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan pernyataan resmi terkait nasib penumpang kereta jarak jauh yang terlibat dalam insiden ini. Vice President Corporate Communications KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa seluruh penumpang Argo Bromo Anggrek dalam keadaan selamat. “Sebanyak 240 penumpang Argo Bromo Anggrek seluruhnya dalam kondisi selamat,” jelasnya. Pernyataan ini sedikit banyak meredakan kekhawatiran publik yang sempat bertanya-tanya mengenai jumlah korban dari kedua moda transportasi tersebut. KAI juga telah membuka posko informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk memudahkan koordinasi dengan keluarga korban.

Duka dan Permohonan Maaf dari KAI

Suasana haru masih terasa di sekitar lokasi kejadian. Anne Purba, mewakili manajemen KAI, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini. Ia juga memohon maaf kepada seluruh pihak yang terdampak, khususnya para korban dan keluarga. “Kami menyampaikan belasungkawa dan memohon maaf atas insiden ini,” katanya dengan nada penuh penyesalan. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai korban atau proses evakuasi, KAI menyediakan layanan contact center di nomor 121. Layanan ini diharapkan dapat membantu keluarga yang masih mencari kabar tentang sanak saudaranya.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar