PARADAPOS.COM - Timnas hoki lapangan putri Indonesia harus puas bertarung memperebutkan peringkat ketiga babak kualifikasi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya setelah langkah mereka terhenti di semifinal. Bertanding di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa malam, skuad Garuda ditaklukkan Taiwan dengan skor tipis 2-3. Pelatih Dhaarma Raj kini mengarahkan fokus timnya pada laga perebutan medali perunggu melawan Singapura, yang dijadwalkan berlangsung di tempat yang sama pada Rabu pukul 17.30 WIB.
Semifinal Penuh Drama: Dua Kali Unggul, Dua Kali Terkejar
Jalannya pertandingan semifinal menyajikan ketegangan sejak awal. Indonesia berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Innes Aditya pada menit ke-14. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Taiwan menyamakan kedudukan melalui Yi-Chin Zhu pada menit ke-19.
Memasuki kuarter ketiga, tepatnya pada menit ke-34, Indonesia kembali unggul. Kali ini, Salma Maulani sukses mengeksekusi penalty corner dengan sempurna. Sempat memiliki dua peluang emas untuk memperbesar jarak, Indonesia justru kecolongan. Taiwan menyamakan skor melalui aksi Ya-Han Lai, sebelum akhirnya berbalik unggul 3-2 berkat gol kedua Ya-Han yang kembali lahir dari skema penalty corner.
Evaluasi Pelatih: Mentalitas dan "Hadiah" untuk Lawan
Usai pertandingan, Dhaarma Raj menyoroti aspek mental timnya yang dua kali gagal mempertahankan keunggulan. Ia memberikan penilaian jujur kepada wartawan.
"Mereka ini enggak punya kekuatan mungkin dari segi mental, karena kita sudah dua kali mendahului. Dan saya rasa ini satu kesempatan yang kita perlu pelajarin untuk masa depan. Karena gol-gol yang kita memberikan kepada Taiwan itu sebenarnya adalah gol gift, kita memberi kepada mereka kemenangan ini," ungkapnya.
Meskipun kecewa, pelatih asal India itu tetap optimis menyongsong laga perebutan tempat ketiga. Ia mengincar posisi tersebut sebagai target yang realistis dan berharga.
"Karena perunggu tetap adalah satu hasil yang bagus untuk Indonesia yang kemarinnya mendapat tempat kelima (di Kualifikasi Asian Games 2022). Kita harus menyediakan semangat ke mereka," tuturnya.
Semangat Kapten: Jangan Menyesali yang Lalu
Kapten tim, Nisa Indira, mencoba membangkitkan moral rekan-rekannya. Ia menegaskan bahwa tim akan berusaha maksimal untuk memenangkan laga kontra Singapura—tim yang sebelumnya mereka kalahkan 2-0 di laga terakhir Pool B.
"Saya selalu memotivasi bahwa jangan pernah menyesal yang akan berlalu. Selagi dan pasti memberikan kesempatan, mari kita berikan kesempatan itu. Dan tentunya besok bukan hal yang mudah. Namun, tentu saja kita tidak ingin merasakan seperti hari ini," kata Nisa dengan nada tegas.
Jadwal Final dan Perebutan Perunggu
Di sisi lain, partai final akan mempertemukan Bangladesh melawan Taiwan pada pukul 20.00 WIB di hari yang sama. Laga ini menjadi pertemuan kedua bagi kedua tim setelah sebelumnya bermain imbang 5-5 dalam laga Pool A. Bagi Indonesia, laga kontra Singapura menjadi kesempatan terakhir untuk mengakhiri turnamen dengan hasil manis di hadapan pendukung sendiri.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Carrick Puji Profesionalisme Casemiro Usai Gol Kemenangan MU atas Brentford
Kemendikdasmen Ubah Skema Pencairan Tunjangan Profesi Guru dari Tiga Bulanan Menjadi Bulanan
Pemerintah Lamandau Mediasi Konflik Lahan, Warga Tapin Bini Dapat 200 Hektare Kebun Plasma
Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji 2025 via Situs Resmi Kemenhaj, Begini Langkahnya