PARADAPOS.COM - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Isuzu Elf yang mengangkut rombongan takziah terjadi di Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Selasa (28/4/2026). Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua belas orang lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa bermula saat kendaraan berusaha menghindari sepeda motor tak dikenal di jalan.
Kronologi di Jalur Menuju Blora
Mobil bernomor polisi K 7181 NY tersebut dikemudikan oleh Damin (45), seorang warga Kecamatan Bancar. Rombongan tengah dalam perjalanan menuju Blora, Jawa Tengah, dengan tujuan menghadiri acara takziah. Di tengah perjalanan, situasi mendadak berubah ketika pengemudi dihadapkan pada sebuah sepeda motor yang melintas tanpa identitas jelas.
Menurut keterangan dari petugas di lapangan, Damin diduga terkejut saat mencoba menghindari kendaraan tersebut. Bantingan setir yang mendadak membuat Elf oleng dan kehilangan kendali. Kendaraan kemudian banting ke arah kiri dan akhirnya masuk ke area persawahan di tepi jalan.
Evakuasi dan Penanganan Korban
Begitu tiba di lokasi, personel kepolisian langsung bergerak melakukan evakuasi. Suasana di lokasi kejadian sempat mencekam, dengan pecahan kaca dan barang-barang berserakan di area persawahan. Seluruh korban yang mengalami luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai peristiwa tersebut.
"Kecelakaan ini mengakibatkan penumpangnya meninggal dunia 1 orang, kemudian luka ringan 11 dan luka berat 1 orang," ujar Iptu Eko.
Ia menambahkan bahwa kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah utara ke selatan. Saat itulah pengemudi kehilangan kendali setelah bermanuver menghindari sepeda motor tanpa identitas.
Penyelidikan Berlanjut
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Fokus utama penyelidikan adalah mencari keberadaan sepeda motor yang diduga menjadi pemicu awal kecelakaan tersebut. Petugas masih mendata keterangan saksi dan memeriksa kondisi kendaraan untuk memastikan tidak ada faktor teknis lain yang turut berkontribusi dalam insiden nahas ini.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kecelakaan Beruntun KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Tewaskan 15 Orang, Operasional Ditargetkan Pulih Siang Ini
Puluhan Pimpinan Ormas Islam Temui Jusuf Kalla Buntut Laporan Dugaan Penistaan Agama
IHSG Menguat 0,65% di Awal Perdagangan, Namun 346 Saham Justru Melemah
493 Kilogram Ikan Sapu-sapu Ditangkap di Jakarta Utara untuk Selamatkan Ekosistem Sungai