PARADAPOS.COM - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, meninjau langsung pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, pada Kamis, 30 April 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan proses seleksi nasional berjalan sesuai prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Dalam kesempatan tersebut, ia memeriksa dua lokasi ujian, yakni Gedung UPT TIK dan Fakultas Kedokteran.
Pemantauan Langsung untuk Menjamin Kualitas Seleksi
Di tengah hiruk-pikuk ruang ujian yang hening, Khairul Munadi berjalan menyusuri lorong-lorong gedung, sesekali berhenti untuk mengamati layar monitor para peserta. Ia tampak serius mencermati setiap detail teknis yang berjalan. Dari hasil peninjauan, ia menyebutkan bahwa pelaksanaan UTBK di USK berlangsung stabil dan terkendali.
“Hari ini kami melakukan monitoring dan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan UTBK dalam skema SNBT, sebagai bagian dari komitmen pemerintah memastikan bahwa proses seleksi nasional berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi,” ujar Dirjen Khairul Munadi.
Menurutnya, SNBT memiliki peran penting dalam membuka akses pendidikan tinggi yang adil. Karena itu, pengawasan langsung dilakukan guna memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung lancar dan tertib.
Sistem Computer-Based Test (CBT) yang digunakan di lokasi ujian dinilai berfungsi dengan baik. Penerapan protokol teknis dan standar operasional prosedur (SOP) pun disebut telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
“Mayoritas pelaksanaan ujian di pusat UTBK berjalan lancar dan stabil. Sistem CBT menunjukkan performa yang reliable, dan protokol teknis maupun SOP juga dijalankan dengan baik. Dan ini tentu saja menggembirakan,” jelasnya.
Komitmen Anti-Kecurangan dan Sistem Pengamanan Berlapis
Kemdiktisaintek menegaskan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan ujian. Untuk mengantisipasi hal tersebut, diterapkan sistem pengamanan berlapis, mulai dari randomisasi soal hingga pemantauan secara real-time.
“Jika ditemukan indikasi pelanggaran, maka akan dilakukan penelusuran menyeluruh disertai sanksi tegas sesuai ketentuan,” tegas Khairul Munadi.
Dirjen Munadi juga mengimbau para peserta agar mengikuti ujian dengan jujur dan percaya diri. Ia menekankan bahwa pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian ujian SNBT selesai.
“Kami akan terus melakukan monitoring hingga seluruh rangkaian ujian SNBT selesai, dan memastikan bahwa setiap anak bangsa mendapatkan kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan tinggi. Tidak ada toleransi untuk semua bentuk kecurangan,” tambahnya.
Apresiasi dari Rektor USK
Sementara itu, Rektor USK Mirza Tabrani menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan UTBK di kampusnya. Ia juga memuji kinerja panitia yang dinilai profesional dalam menjalankan tugasnya.
“Semangat ini harus terus kita jaga, sebab profesionalitas dan kejujuran merupakan modal penting dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia yang lebih bermartabat,” ujar Rektor USK.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Calon Jemaah Haji Asal Lombok Gagal Berangkat Akibat Dicekal Imigrasi Selama 10 Tahun
Mobil ASN Tabrak Kerumunan di Depan Sekolah di Pandeglang, Satu Tewas dan Delapan Luka
Pemerintah Perketat Tata Kelola Daycare Usai Kasus Kekerasan di Yogyakarta
BULOG Salurkan 388,3 Ribu Ton Beras SPHP hingga Akhir April 2026