Gunakan BBM Sesuai Anjuran Pabrikan, Kunci Hemat di Tengah Kenaikan Harga

- Selasa, 05 Mei 2026 | 02:00 WIB
Gunakan BBM Sesuai Anjuran Pabrikan, Kunci Hemat di Tengah Kenaikan Harga
PARADAPOS.COM - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendorong pemilik kendaraan untuk mencari strategi efisiensi tanpa mengorbankan performa mesin. Salah satu langkah penting yang kerap diabaikan adalah tetap menggunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan. Langkah ini dianggap paling fundamental, terutama di tengah fluktuasi harga yang terjadi belakangan ini. Penggunaan BBM di bawah standar yang dianjurkan berpotensi menimbulkan berbagai masalah. Mulai dari penurunan performa mesin, gejala knocking atau ngelitik, hingga kerusakan komponen seperti pompa BBM dan injektor. Tak hanya itu, konsumsi bahan bakar juga bisa menjadi lebih boros dan meningkatkan risiko overheat.

Pentingnya BBM Sesuai Rekomendasi

“Worry-free, dengan memakai BBM sesuai rekomendasi justru akan menjaga efisiensi mesin dan membuat mobil tidak rakus meminum BBM. Hal lain yang dapat dilakukan adalah menjaga kondisi mesin dimana salah satu yang terpenting adalah filter BBM. Bahan bakar yang bersih dan berkualitas akan meningkatkan kinerja mesin sehingga semakin efisien dan hemat BBM,” terang Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, melalui keterangan resminya. Pernyataan itu menegaskan bahwa pemilik kendaraan tidak perlu khawatir selama mengikuti panduan pabrikan. Justru dengan memilih bahan bakar yang tepat, efisiensi jangka panjang bisa tercapai.

Jaga Kualitas Filter BBM

Filter bahan bakar memiliki fungsi krusial dalam menjaga kebersihan sistem bahan bakar. Komponen ini bertugas menyaring kotoran agar tidak masuk ke saluran bahan bakar, pompa, injektor, hingga ruang bakar. Jika filter BBM kotor, berbagai masalah bisa muncul. Tidak hanya performa mesin menurun, tetapi juga berpotensi merusak komponen vital. Dampaknya, efisiensi BBM justru menurun dan kenyamanan berkendara terganggu. Oleh karena itu, penggantian filter BBM secara berkala menjadi langkah preventif yang penting. Tidak disarankan hanya membersihkan filter, karena kinerjanya tidak akan optimal seperti komponen baru.

Tanda-tanda Filter BBM Kotor

Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai:

1. Mesin Sulit Dihidupkan

Aliran bahan bakar yang tersumbat membuat suplai BBM tidak stabil, sehingga mesin sulit menyala.

2. Putaran Mesin Naik-Turun Saat Idle

Saat mesin stasioner, rpm menjadi tidak stabil dan cenderung naik turun tanpa beban.

3. Laju Mobil Tersendat-sendat

Tarikan kendaraan terasa tersendat akibat proses pembakaran yang tidak optimal.

4. Mesin Mati Mendadak

Suplai bahan bakar yang terhambat dapat menyebabkan mesin mati, terutama saat beban tinggi.

5. Performa Mobil Turun

Penurunan tenaga mesin menjadi indikasi umum adanya masalah pada filter bahan bakar.

6. Komponen Mesin Rusak

Kotoran dapat menyumbat injektor dan merusak sistem bahan bakar, dengan potensi biaya perbaikan yang tinggi. Di lapangan, banyak pemilik kendaraan baru menyadari pentingnya perawatan filter BBM setelah mengalami gejala-gejala di atas. Padahal, langkah pencegahan sederhana seperti mengganti filter secara terjadwal bisa menghindarkan dari kerusakan yang lebih parah. Dengan perawatan yang tepat, efisiensi bahan bakar tetap terjaga meskipun harga BBM terus bergerak naik.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar