PARADAPOS.COM - Dua calon haji asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, untuk sementara tidak bisa berangkat ke Makkah karena sakit. Mereka tergabung dalam Kloter 21 dan sedang dalam pemantauan tim kesehatan di Asrama Haji Sudiang, Makassar. Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyatakan bahwa kondisi keduanya belum laik terbang dan akan diberangkatkan pada kloter berikutnya jika sudah pulih.
Dua Jamaah Ditunda karena Tidak Laik Terbang
Kedua calon haji yang mengalami penundaan keberangkatan adalah Syamsiah Rusdi (45 tahun) dan Nurhayati Laraufe (55 tahun). Mereka berasal dari Kabupaten Soppeng dan sudah ditangani oleh tim medis di asrama. Ikbal menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi keselamatan para jamaah.
"Kondisinya tidak laik terbang karena sedang sakit dan sudah ditangani tim kesehatan. Kalau kondisinya sudah membaik, insyaallah akan diterbangkan di kloter berikutnya," ujarnya di Makassar, Rabu, 6 Mei 2026.
Komposisi Kloter 21 dan Proses Persiapan
Kloter 21 sendiri terdiri dari 331 calon haji asal Kabupaten Soppeng, 31 orang dari Kabupaten Gowa, dan 23 orang dari Kabupaten Enrekang. Ditambah enam petugas pendamping, total keseluruhan mencapai 391 orang. Sebelum diberangkatkan, seluruh jamaah menjalani rangkaian proses penerimaan dan persiapan di Aula Mina, Asrama Haji Sudiang.
Ikbal yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulawesi Selatan berharap semua jamaah yang sudah dinyatakan laik bisa menjalankan ibadah dengan baik. Ia menekankan bahwa PPIH telah menyiapkan berbagai tahapan layanan secara menyeluruh.
“PPIH telah menyiapkan sejumlah tahapan layanan, mulai dari penempatan akomodasi, pembagian gelang identitas, penyaluran biaya hidup (living cost), pemeriksaan kesehatan, hingga pendataan khusus bagi wanita usia subur,” jelasnya.
Pemeriksaan Kesehatan Ketat dan Imbauan untuk Jamaah
Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama. Tim medis melakukan screening secara ketat untuk memastikan seluruh jamaah memenuhi syarat terbang. Pendataan juga dilakukan secara menyeluruh, termasuk bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit atau kebutuhan khusus lainnya.
Suasana di asrama terlihat sibuk namun teratur. Para petugas sibuk mendata dan memeriksa kelengkapan administrasi para jamaah yang akan terbang. Ikbal juga menitipkan pesan kepada seluruh calon haji agar memperbanyak ibadah dan menjaga kondisi fisik.
Selain itu, ia mengingatkan para jamaah untuk memperbanyak minum air mineral. Sebab, suhu di Madinah dan Makkah diperkirakan bisa mencapai 45 derajat Celsius. Kondisi cuaca yang ekstrem ini perlu diantisipasi sejak dini agar ibadah tetap lancar.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
DWP dan WBI Beri Penghargaan Kartini Muda Award serta Gelar Bazar Amal Peringati Hari Kartini
Ratusan Rider Matic Modifikasi Ramaikan Bogor Ride Bersama Motul dan NSA Autoparts
Densus 88 Tangkap Delapan Terduga Teroris Jaringan JAD di Poso dan Parigi Moutong
Jisoo Tampil Perdana di Met Gala 2026, Desainer Belgia Tuding Idolanya Tak Kembalikan Busana Pinjaman