Polresta Bogor Bekuk Dua WN China Komplotan Pencuri Rumah Mewah Bermasker Messi, Kerugian Capai Rp1 Miliar

- Selasa, 05 Mei 2026 | 18:25 WIB
Polresta Bogor Bekuk Dua WN China Komplotan Pencuri Rumah Mewah Bermasker Messi, Kerugian Capai Rp1 Miliar

PARADAPOS.COM - Polresta Bogor Kota, bersama Kantor Imigrasi Bogor dan Bali, meringkus dua warga negara China yang diduga menjadi bagian dari komplotan pencuri rumah mewah di kawasan Bogor Selatan. Kedua pelaku diketahui mengenakan topeng bergambar pemain sepak bola Lionel Messi saat beraksi. Dari aksinya tersebut, mereka membawa kabur harta milik korban dengan total kerugian mencapai Rp 1 miliar.

Kasus ini terungkap setelah penyelidikan lintas instansi dilakukan selama beberapa pekan. Kolaborasi antara pihak kepolisian dan imigrasi menjadi kunci dalam membekuk para tersangka yang sempat melarikan diri ke luar negeri.

Kerugian Capai Lebih dari Rp 1 Miliar

Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (5/5/2026), Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi memaparkan rincian kerugian yang dialami korban. "Kerugian yang dialami oleh korban ini berkisar hampir lebih dari 1 M (miliar)," jelasnya di hadapan awak media.

Aji kemudian merinci satu per satu barang berharga yang raib digondol para pelaku. Barang-barang tersebut didominasi oleh perhiasan dan logam mulia. "Yang mana dapat saya jelaskan, (barang yang dicuri) ada 10 jam tangan merk JC, kemudian logam mulia 150 gram, 5 buah cincin emas, 6 atau lebih aksesori emas, 3 buah gelang emas, uang tunai sebesar Rp 500 juta, uang tunai pecahan Rp 2.000 dan Rp 5.000 sebanyak Rp 10 juta, 1 kunci cadangan mobil Expander, 1 STNK motor Honda Vario, 3 buah SIM, 2 SIM C atas sama korban, dan 1 liontin emas 1 gram," bebernya.

Pelaku Sempat Kabur ke Negara Asal

Menariknya, para pelaku tidak langsung meninggalkan Indonesia usai beraksi. Mereka sempat terbang pulang ke negara asal sehari setelah peristiwa pencurian terjadi. Namun, satu bulan kemudian, dua dari empat anggota komplotan ini nekat kembali lagi ke Indonesia.

"Untuk barang-barang yang dibawa oleh mereka ini, pada saat sehari setelah kejadian, mereka langsung terbang ke negaranya. Satu bulan kemudian, barulah dua orang dari total empat orang ini, masuk ke wilayah Indonesia kembali dan tidak membawa barang-barang hasil curiannya itu. Iya barangnya masih di negaranya sana," ungkap Aji.

Kembalinya kedua tersangka ke Indonesia justru menjadi celah bagi aparat untuk melakukan penangkapan. Diduga, mereka berniat untuk melancarkan aksi serupa, namun langkah mereka sudah terendus lebih dulu oleh pihak berwajib. Hingga saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lain yang masih berada di luar negeri.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler