PARADAPOS.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menyentuh langsung kehidupan siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bina Mandiri, Jemursari, Surabaya. Sebanyak 22 siswa dan 9 tenaga pendidik di sekolah tersebut kini rutin menerima paket makanan lengkap berisi nasi, lauk-pauk, sayur, buah, hingga susu. Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi asupan nutrisi, tetapi juga terbukti menjadi instrumen penting dalam meningkatkan semangat belajar dan melatih kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus. Kehadirannya disambut hangat oleh pihak sekolah, terutama karena durasi belajar siswa yang berlangsung hingga sore hari.
Membantu Kebutuhan Gizi dan Ekonomi Keluarga
Dwi Aristiawati, guru di SLB Bina Mandiri, mengungkapkan bahwa variasi menu yang lengkap sangat membantu pertumbuhan fisik siswa. "Terbantu sekali karena di MBG itu ada buahnya, ada sayurnya, ada ikannya juga, jadi sangat-sangat terbantu sekali," ujarnya.
Sisi emosional program ini juga terpancar dari salah satu siswi, Afrila Putri. Selain menyukai menu ayam goreng, Afrila kerap membawa pulang makanan tersebut agar keluarganya di rumah bisa ikut merasakan. "Pernah bawa pulang makanannya, dikasih ke ibuku, adikku, sama bapakku biar juga ngerasain," tutur Afrila.
Momen Pembelajaran Kemandirian
Lebih dari sekadar urusan perut, waktu makan siang bersama di SLB Bina Mandiri dimanfaatkan sebagai momen edukasi. Para siswa dilatih untuk makan secara mandiri menggunakan sendok dan garpu, serta bertanggung jawab merapikan peralatan makan mereka sendiri setelah selesai.
Wakil Kepala Sekolah SLB Bina Mandiri, Yohana, mengapresiasi perubahan positif ini. Menurutnya, program MBG juga meringankan beban orang tua karena tidak perlu lagi menyiapkan bekal setiap hari. Namun, ia menekankan pentingnya variasi menu yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus anak-anak.
"Harapannya MBG itu terus, dengan peningkatan mutu, kualitas, dan variasi menu. Mudah-mudahan ahli gizinya bisa memvariasi makanan yang benar-benar pas untuk anak-anak," harap Yohana.
Melalui program ini, setiap suapan makanan diharapkan menjadi langkah nyata bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk tumbuh lebih mandiri dan sehat.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Panglima TNI Mutasi Mayjen Bagus Suryadi Tayo dari Pangdivif 3/Kostrad ke Dirjen Strahan Kemhan
16 Tewas dalam Kecelakaan Kereta Beruntun di Bekasi, Presiden Janji Benahi Total Sistem Perkeretaapian
Saksi Ungkap Pengasuh Ponpes di Pati Diduga Lecehkan Santriwati Selama Sepuluh Tahun
BNI Luncurkan Fitur Life Goals di Aplikasi wondr untuk Bantu Nasabah Rencanakan Dana Haji