PARADAPOS.COM - Tren riasan wajah di Indonesia mengalami pergeseran signifikan. Makeup tidak lagi sekadar alat untuk mempercantik penampilan, melainkan menjelma menjadi medium ekspresi diri yang bebas dan autentik. Fenomena ini ditandai dengan masuknya brand kecantikan asal Korea, Laka, ke pasar Indonesia melalui kerja sama eksklusif dengan Sociolla. Langkah ini diambil setelah delapan tahun brand tersebut membangun sayapnya di kancah global, dan Indonesia dinilai sebagai pasar yang dinamis serta sejalan dengan filosofi mereka.
Makeup Sebagai Cerminan Identitas
Menurut Director of Laka Global Business Division, Yeojin Son, Indonesia menjadi salah satu pasar yang dinilai sejalan dengan nilai yang diusung Laka. Hal ini karena semakin banyak individu di Tanah Air yang melihat makeup sebagai bagian dari identitas diri. Di tengah hiruk-pikuk industri kecantikan yang terus bertumbuh, pendekatan ini menawarkan angin segar.
“Kami sangat antusias dapat menghadirkan Laka ke Indonesia sebagai salah satu pasar kecantikan yang dinamis dan terus berkembang. Setelah delapan tahun membangun brand secara global, kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sejalan dengan nilai yang kami usung, di mana semakin banyak individu menjadikan makeup sebagai medium ekspresi diri,” ujar Yeojin Son.
Filosofi Love And Kind Artistry
Nama Laka sendiri merupakan akronim dari Love And Kind Artistry. Tiga nilai utama—Love, Kind, dan Artistry—menjadi fondasi pengembangan produk mereka. Konsep ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir di wajah, tetapi juga memberi ruang bagi penggunanya untuk bereksplorasi dengan gaya masing-masing.
Filosofi itu pun tertuang dalam tagline "Every Shade, Every Story". Tagline ini menggambarkan bagaimana pilihan warna makeup kini dianggap mampu merepresentasikan cerita dan kepribadian unik setiap individu. Setiap sapuan kuas, setiap gradasi warna, seolah menjadi narasi visual yang personal.
Desain yang Ramah untuk Semua
Selain mengusung konsep inklusif, Laka juga menghadirkan desain produk dengan pendekatan "human-centered design". Artinya, produk dibuat dengan tekstur yang terasa ringan di kulit, nyaman digunakan sehari-hari, dan dikemas secara intuitif. Kemasan yang sederhana dan mudah dipahami ini membuat produk Laka ramah digunakan oleh siapa saja, termasuk mereka yang baru pertama kali merias wajah.
Produk Unggulan dan Tren Pasar
Sebagai bagian dari ekspansinya di Indonesia, Laka memperkenalkan beberapa produk andalan. Salah satunya adalah Fruity Glam Tint, lip tint dengan hasil akhir glossy dan daya tahan warna yang lama. Ada pula Devil Lip, produk dengan pigmentasi bold yang dirancang untuk tampilan yang lebih menonjol.
Data dari ekosistem Sociolla menunjukkan bahwa tren makeup personal memang sedang berkembang pesat. Kategori "lip product" tercatat tumbuh 32 persen sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya, lip tint menyumbang lebih dari 50 persen terhadap total pembelian produk lip makeup. Konsumen kini juga disebut lebih menyukai tekstur ringan dan pilihan warna yang soft serta beragam, agar lebih mudah disesuaikan dengan karakter personal mereka.
Sambutan Hangat dari Sociolla
“Kami menyambut baik kehadiran Laka di Sociolla sebagai bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan kurasi brand global yang relevan bagi konsumen Indonesia. Laka membawa perspektif baru sebagai brand makeup Korea modern yang menawarkan pendekatan inklusif dan ekspresif,” kata Co-founder & CMO Social Bella Indonesia, Chrisanti Indiana.
Pop-Up Interaktif untuk Beauty Enthusiast
Untuk memperkenalkan brand ini lebih dekat kepada para penggemar kecantikan, Laka menggelar acara pop-up bertajuk "Laka: Every Shade, Every Story". Acara ini berlangsung di Central Park Mall pada 29 April hingga 3 Mei 2026. Di sana, pengunjung dapat menikmati berbagai pengalaman interaktif, mulai dari "photo booth", mesin gacha, kelas makeup, hingga workshop yang dipandu oleh "beauty influencer". Suasana di lokasi tampak semarak, dengan pengunjung yang antusias mencoba produk dan berfoto di setiap sudut yang disediakan.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pramono Anung Canangkan Jalan Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta Usai Monorel Mangkrak Dibersihkan
Polisi Bongkar Markas Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 275 WNA Jadi Tersangka
Pemerintah AS Rilis 162 Dokumen UFO, Langsung Dikritik sebagai Pengalihan Isu Kasus Epstein
Ammar Zoni Kembali Dipindahkan ke Nusakambangan Usai Divonis Kasus Narkoba di Rutan Salemba