PARADAPOS.COM - Jakarta, 12 Mei 2026. Pergerakan harga emas batangan Antam yang melesat hingga Rp40 ribu menjadi sorotan utama publik di kanal ekonomi, seiring dengan melemahnya nilai tukar rupiah dan fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Di sisi lain, kebutuhan masyarakat akan informasi teknis terkait status desil penerima bantuan sosial (bansos) 2026 juga mendominasi arus pencarian berita.
Harga Emas Antam Naik Tajam
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam mencatatkan kenaikan signifikan. Pada perdagangan hari ini, logam mulia tersebut dibanderol sebesar Rp2,859 juta per gram. Angka ini naik Rp40 ribu dibandingkan posisi sebelumnya, sekaligus membalikkan tren penurunan yang sempat terjadi sehari sebelumnya. Pergerakan ini langsung menarik perhatian pelaku pasar dan investor ritel yang memantau pergerakan harga logam mulia.
Rupiah Tertekan di Hadapan Dolar AS
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada pagi hari ini. Kurs rupiah tercatat berada di level Rp17.489 per dolar AS. Tekanan terhadap mata uang Garuda ini masih berlanjut seiring dengan penguatan dolar AS di pasar global. Kondisi ini menjadi catatan tersendiri bagi para importir dan pelaku usaha yang bergantung pada stabilitas kurs.
IHSG Berhasil Menghijau
Berita positif datang dari bursa saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membuka perdagangan Selasa pagi di zona hijau. Indeks tercatat berada pada level 6.946,845. Penguatan ini memberikan sedikit ruang lega bagi investor di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi.
Harga Emas di Pegadaian Justru Kompak Turun
Berbeda dengan Antam, harga emas batangan yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) justru mengalami penurunan secara serempak pada hari ini. Berdasarkan data yang tertera di laman resmi Pegadaian, seluruh jenis emas batangan, termasuk emas UBS dan Galeri 24, tercatat turun. Fenomena ini menunjukkan adanya perbedaan strategi harga antar lembaga penjual emas di tanah air.
Cara Mudah Cek Status Desil Bansos 2026
Di tengah hiruk-pikuk pasar keuangan, banyak masyarakat yang masih kebingungan terkait status penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Banyak yang mempertanyakan mengapa mereka tidak lagi menerima bantuan seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Bisa jadi, Anda belum terdaftar dalam desil yang disalurkan, sebab Kemensos hanya menggunakan sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)," demikian penjelasan yang tertera dalam informasi resmi. Sistem ini menjadi acuan tunggal untuk menentukan kelayakan penerima bansos, sehingga masyarakat diimbau untuk mengecek status desil mereka secara berkala melalui kanal yang telah disediakan.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Ungkap 171 Kasus Kejahatan Jalanan di Jakarta dan Sekitarnya Sepanjang Januari-Mei 2026
Siswi SMP di Karangasem Ditemukan Sehat Usai Hilang Dua Pekan, Diduga Diajak Kenalan dari Media Sosial
Tengkorak Pria Hilang Ditemukan di Hutan Malaka, Diduga Korban Pertengkaran Rumah Tangga
Lima Siswa Angkatan Perdana SMA Unggulan Rushd Raih Beasiswa Garuda ke Universitas Top Dunia