500 ASN Sulsel Dikukuhkan Sebagai Komcad, Gubernor Sebut Sulsel Jadi Pilot Project Nasional

- Rabu, 13 Mei 2026 | 10:50 WIB
500 ASN Sulsel Dikukuhkan Sebagai Komcad, Gubernor Sebut Sulsel Jadi Pilot Project Nasional

PARADAPOS.COM - Sebanyak 500 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi dikukuhkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) setelah menyelesaikan Latihan Dasar Militer (Latsarmil). Prosesi pengukuhan berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar, pada Rabu (13/5/2026), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman serta Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan. Dengan pengukuhan ini, Sulsel mencatatkan diri sebagai daerah percontohan atau pilot project untuk program Komcad ASN di tingkat nasional.

Pesan Gubernur: Teladan dan Agen Nasionalisme

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menekankan peran strategis para Komcad yang baru dikukuhkan. Ia berharap mereka tidak hanya menjadi simbol kesiapsiagaan, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

"Kepada seluruh Komcad yang telah dikukuhkan, saya berpesan untuk tetap setia, disiplin, dan memegang teguh loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Andi Sudirman dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa para ASN yang telah menjalani latihan militer ini diharapkan menjadi agen perubahan. Mereka dinilai mampu menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, dan bela negara, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sosial sehari-hari.

"Komcad ASN harus menjadi teladan di tengah masyarakat serta agen perubahan yang mampu menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, dan bela negara, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan sosial," sambungnya.

Sinergi dengan Program Nasional

Menurut Andi Sudirman, pembentukan Komcad ASN ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Presiden RI, Prabowo Subianto. Program tersebut masuk dalam kerangka Asta Cita yang berkaitan dengan kesiapsiagaan dan peningkatan disiplin melalui bela negara.

"Ini dalam rangka mendukung cita-cita Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita terkait bagaimana kita memiliki kesiapsiagaan dan disiplin yang tinggi melalui bela negara, termasuk Komcad," katanya.

Ia menjelaskan, tujuan utama dari pembentukan satuan ini adalah untuk menciptakan personel yang siap siaga setiap saat apabila dibutuhkan negara. Selain itu, program ini juga bertujuan menumbuhkan budaya disiplin di kalangan ASN.

"Harapan kita mereka bekerja dengan jiwa disiplin dan profesional. Saya berharap Komcad ini menjadi teladan bagi ASN lainnya," ujarnya.

Sulsel sebagai Pelopor di Indonesia Timur

Dalam kesempatan yang sama, Andi Sudirman menegaskan bahwa Sulsel menjadi pelopor atau pilot project Komcad ASN. Ia mengakui sejumlah daerah lain mulai mengembangkan program serupa, namun Sulsel menjadi salah satu rujukan utama.

"Sudah ada beberapa daerah yang mulai, tapi semuanya merujuk ke Sulsel. Kita ingin menjadi bagian penting karena ini merupakan hub Indonesia Timur," tambahnya.

Prosesi pengukuhan itu turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, dan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi. Kehadiran mereka menandai dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintahan dan keamanan di daerah.

Apresiasi untuk Kementerian Pertahanan dan Kodam

Andi Sudirman juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertahanan dan Kodam XIV Hasanuddin. Ia berterima kasih atas dukungan dan sinergi yang diberikan dalam pembentukan Komcad ASN di Sulsel.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menhan dan Pangdam XIV yang selalu mendukung dan bersinergi dengan kami sehingga Komcad ini dapat terbentuk," pungkasnya.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar