LRT Sumsel Tambah 102 Perjalanan Selama Empat Hari untuk Akomodasi HUT ke-1.343 Palembang

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB
LRT Sumsel Tambah 102 Perjalanan Selama Empat Hari untuk Akomodasi HUT ke-1.343 Palembang
PARADAPOS.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatra Selatan (BPKARSS) resmi menambah layanan operasional Lintas Raya Terpadu (LRT) Sumsel selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat selama perayaan Hari Ulang Tahun ke-1.343 Kota Palembang dan rangkaian acara Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo Tahun Ke-7. Dengan penambahan ini, total perjalanan LRT akan ditingkatkan secara bertahap, mencapai 102 perjalanan pada puncak perayaan di hari Minggu.

Latar Belakang dan Tujuan Penambahan Layanan

Keputusan menambah jam operasional ini bukan tanpa alasan. Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa momen HUT Kota Palembang selalu menjadi pemicu peningkatan mobilitas warga. Pihaknya ingin memastikan masyarakat bisa menikmati seluruh rangkaian kegiatan tanpa rasa khawatir akan ketersediaan transportasi umum. "Momentum Hari Ulang Tahun Kota Palembang menjadi salah satu momen yang diperkirakan meningkatkan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, KAI bersama BPKARSS menghadirkan penambahan jam layanan operasional LRT Sumsel agar masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman tanpa khawatir terhadap ketersediaan transportasi umum," ujarnya.

Rincian Jadwal dan Peningkatan Frekuensi

Pada hari pertama hingga ketiga, yakni 25 hingga 27 Juni, jam operasional LRT Sumsel diperpanjang secara signifikan. Layanan tetap dimulai pukul 05.06 WIB, namun kini berakhir lebih malam, yaitu hingga pukul 23.58 WIB. Jumlah perjalanan pun ditingkatkan dari 94 menjadi 98 perjalanan per hari. Untuk rute spesifik, keberangkatan terakhir dari Stasiun DJKA menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dilayani hingga pukul 22.34 WIB dan tiba di Stasiun Bandara pada pukul 23.13 WIB. Sementara itu, perjalanan terakhir dari arah sebaliknya berangkat dari Stasiun Asrama Haji pukul 23.20 WIB dan tiba di Stasiun DJKA tepat pada pukul 23.58 WIB. Memasuki puncak perayaan pada Minggu, 28 Juni 2026, jumlah perjalanan kembali ditingkatkan secara drastis. Total perjalanan menjadi 102, dengan tambahan delapan perjalanan atau empat perjalanan pulang pergi pada lintas Stasiun DJKA-Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. "Kami mengajak masyarakat memanfaatkan penambahan layanan operasional LRT Sumsel sebagai pilihan transportasi utama selama perayaan HUT Kota Palembang. Selain memberikan perjalanan yang aman, nyaman, bebas kemacetan, dan tepat waktu, penggunaan transportasi publik juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum," jelas Aida.

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan

Penambahan layanan ini tidak hanya memudahkan mobilitas warga yang ingin berpartisipasi dalam berbagai acara perayaan. Lebih dari itu, penggunaan LRT Sumsel yang merupakan moda transportasi berbasis rel listrik dinilai lebih ramah lingkungan. Hal ini secara langsung mendukung upaya pengurangan emisi karbon di kota Palembang, sebuah langkah konkret yang sejalan dengan gerakan nasional untuk kembali menggunakan angkutan umum. KAI bersama BPKARSS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. Melalui penambahan jam operasional dan frekuensi perjalanan ini, mereka berharap LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat. Upaya ini merupakan bagian dari pengembangan sistem transportasi perkotaan yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kota Palembang.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar