PARADAPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memaparkan sejumlah prioritas pembangunan yang akan dikejar pemerintah provinsi menjelang peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 22 Juni 2027. Dalam pernyataannya pada Sabtu, 27 Juni 2026, ia menegaskan bahwa fokus utama adalah menciptakan kenyamanan bagi seluruh warga melalui peningkatan konektivitas dan transportasi umum yang terintegrasi. Beberapa proyek strategis yang disorot meliputi peresmian lintas LRT Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026, pengembangan pedestrian deck, serta revitalisasi kawasan Taman Semanggi yang ditargetkan rampung secara bertahap.
Kenyamanan Warga sebagai Prioritas Utama
Pramono menekankan bahwa segala persiapan yang dilakukan bukan sekadar seremoni, melainkan harus berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kenyamanan menjadi tolok ukur utama keberhasilan pembangunan kota.
"Jadi yang paling utama kalau ditanya apa yang dipersiapkan untuk Jakarta itu membuat orang menjadi hidupnya lebih nyaman, lebih mudah, tersambung, terhubung," kata Pramono kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, konektivitas antarmoda transportasi menjadi perhatian serius karena secara langsung memengaruhi mobilitas dan kualitas hidup warga. Ia menilai, sistem transportasi yang terintegrasi akan mengurangi kemacetan dan waktu tempuh perjalanan.
Proyek LRT dan Pedestrian Deck
Salah satu proyek yang paling dinantikan adalah penyambungan jalur LRT. Pramono mengungkapkan, Pemprov DKI akan meresmikan lintas LRT dari Velodrome ke Manggarai pada Agustus 2026. Setelah itu, jalur tersebut akan segera diperpanjang hingga Dukuh Atas.
"Maka untuk itu untuk bisa membuat nyaman Jakarta nanti bulan seperti pada bulan Agustus velodrome, eh kok velodrome, LRT dari velodrome sampai dengan Manggarai kita resmikan. Dan kita akan segera melanjutkan dari Manggarai sampai Dukuh Atas. Sedangkan yang pedestrian deck kan sudah kita mulai," ungkapnya.
Proyek pedestrian deck juga telah mulai dikerjakan. Fasilitas ini dirancang untuk menghubungkan titik-titik transit dan kawasan publik, sehingga pejalan kaki dapat bergerak lebih aman dan nyaman tanpa harus berdesakan dengan kendaraan bermotor.
Revitalisasi Taman Semanggi
Selain transportasi, revitalisasi kawasan Taman Semanggi juga menjadi prioritas. Pemerintah menargetkan penyelesaian secara bertahap. Dua sisi dari kawasan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026, sementara dua sisi lainnya akan selesai tepat pada 22 Juni 2027.
Penuntasan proyek ini sengaja dijadwalkan bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke-500 Jakarta. Dengan demikian, Taman Semanggi diharapkan menjadi salah satu ikon wajah baru Jakarta yang lebih hijau, tertata, dan ramah bagi warga.
Di lapangan, proyek-proyek ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengejar target yang telah ditetapkan. Namun, tantangan seperti koordinasi lintas instansi dan pembebasan lahan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diantisipasi. Warga pun berharap agar semua pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga benar-benar fungsional dan dapat dinikmati dalam jangka panjang.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Prabowo Peringatkan 5 Juta AI Agent Berkomunikasi dengan Bahasa Kode Sendiri, Bisa Jadi Ancaman
KPK Bantarkan Penahanan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri karena Sakit
Polisi Tangkap Pria Berkacamata yang Diduga Orang Terakhir Bersama Sekdis DPRKP Bangkalan Sebelum Tewas di Bandara Juanda
Menhub: Fuel Surcharge Tiket Pesawat Dihapus Setelah Tarif Batas Atas Baru Berlaku