Polri Targetkan 1.500 SPPG pada 2026, Baru 736 Unit Beroperasi Penuh

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB
Polri Targetkan 1.500 SPPG pada 2026, Baru 736 Unit Beroperasi Penuh
PARADAPOS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa Polri telah membangun 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan "Groundbreaking" 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta "Launching" Operasional 166 SPPG Polri di Tuban, Sabtu (16/5/2026). Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 SPPG sudah beroperasi, 172 dalam tahap persiapan, dan 468 masih dibangun. Jika seluruhnya beroperasi, SPPG diproyeksikan menjangkau 3,44 juta orang dan menyerap 68 ribu tenaga kerja.

Rincian Capaian SPPG Polri

Jenderal Sigit memaparkan secara rinci tahapan operasional SPPG yang tersebar di berbagai daerah. "Dalam mendukung program makan bergizi gratis, sampai dengan hari ini kami laporkan bahwa Polri telah memiliki 1.376 SPPG," ujarnya dalam sambutan yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Ia melanjutkan, dari total tersebut, 736 SPPG telah beroperasi penuh. Sebanyak 172 lainnya masih dalam masa persiapan operasional, sementara 468 unit masih dalam tahap pembangunan. "Yang terdiri dari 736 SPPG telah beroperasi, 172 SPPG persiapan operasional dan 468 SPPG dalam tahap pembangunan," jelasnya.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Jenderal Sigit menekankan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat. Lebih dari itu, SPPG juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi di tingkat lokal. "Apabila seluruh SPPG telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta orang dan menyerap 68 ribu tenaga kerja," tuturnya. Angka tersebut, menurutnya, menunjukkan potensi besar dari program ini dalam menciptakan lapangan kerja baru. Setiap SPPG yang beroperasi membutuhkan tenaga kerja untuk proses produksi, distribusi, hingga administrasi. Dengan demikian, keberadaan SPPG menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Target Pembangunan Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, Polri menetapkan target yang lebih ambisius. Jenderal Sigit menyampaikan bahwa institusinya menargetkan pembangunan SPPG hingga mencapai 1.500 unit di seluruh Indonesia. "Pada tahun 2026 Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan sampai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia," ungkapnya. Langkah ini, lanjutnya, diambil untuk memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi. Dengan demikian, program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata. "Hal ini dilakukan guna memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. Di lapangan, sejumlah SPPG yang sudah beroperasi mulai menunjukkan hasil. Proses distribusi makanan bergizi berjalan setiap hari, melibatkan petani lokal sebagai pemasok bahan baku. Suasana di beberapa dapur SPPG terlihat sibuk namun teratur, dengan petugas mengenakan celemek dan sarung tangan, memastikan setiap porsi makanan siap dikirim ke sekolah-sekolah dan posyandu di sekitarnya.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar