PARADAPOS.COM - Malam ini, kita akan menyaksikan sebuah perbincangan yang mengangkat kisah Yandri Susanto, seorang politisi yang kini dipercaya menjabat sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Ia datang dari pelosok desa, membawa nilai-nilai kesederhanaan yang diyakininya sebagai fondasi pengabdian. Lebih dari sekadar jabatan, perjalanan Yandri adalah bukti bahwa restu orang tua, terutama doa seorang ibu, menjadi bahan bakar terkuat dalam mengabdi kepada negara.
Dari Desa ke Istana Negara
Yandri Susanto bukanlah nama yang tiba-tiba muncul di panggung politik nasional. Ia tumbuh di lingkungan pedesaan, jauh dari hiruk-pikuk kekuasaan. Namun, nilai-nilai yang ia serap dari rumah—kesederhanaan, kerja keras, dan bakti kepada orang tua—menjadi kompas yang menuntun setiap langkahnya. Kini, sebagai menteri, ia membawa semangat itu ke dalam setiap kebijakan yang dirancang untuk membangun desa dan daerah tertinggal.
Pegangan Hidup yang Tak Lekang Waktu
Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa doa ibu mampu menembus langit. Bagi Yandri, ini bukan sekadar ungkapan. Ia adalah sosok yang memegang teguh nilai religiositas dan bakti kepada orang tua sebagai pedoman hidup. “Restu dari rumah adalah bahan bakar terkuat dalam pengabdian kepada negara,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Kepemimpinan yang Berakar pada Nilai
Dalam setiap langkah kecilnya, Yandri berusaha untuk tidak melupakan asal-usulnya. Ia percaya bahwa seorang pemimpin yang baik adalah mereka yang tetap rendah hati dan selalu ingat dari mana mereka berasal. Gaya kepemimpinan ini tidak hanya membuatnya dekat dengan masyarakat, tetapi juga menjadi cerminan bahwa kesederhanaan dan integritas bisa berjalan beriringan dengan kekuasaan.
Membangun Desa dengan Hati
Sebagai Menteri Desa, Yandri dihadapkan pada tantangan besar: mengentaskan ketertinggalan dan membangun infrastruktur di pelosok negeri. Namun, ia tidak hanya melihat angka dan target. “Kita harus membangun dengan hati, bukan hanya dengan anggaran,” jelasnya. Pendekatan ini menunjukkan bahwa ia memahami betul denyut nadi masyarakat desa yang selama ini ia perjuangkan.
Kisah yang Menginspirasi
Perjalanan Yandri Susanto adalah pengingat bahwa latar belakang sederhana bukanlah penghalang untuk mencapai puncak karier. Justru, nilai-nilai yang ditanamkan di rumah—seperti doa ibu dan restu orang tua—menjadi kekuatan yang tak tergantikan. Dalam setiap langkahnya, ia membuktikan bahwa pengabdian kepada negara dimulai dari bakti kepada keluarga.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Manchester United Resmi Angkat Michael Carrick sebagai Pelatih Permanen
PPIH Matangkan Skema Murur untuk Lansia dan Jemaah Risiko Tinggi saat Puncak Haji di Armuzna
Persija Jakarta U20 Juara EPA Super League Usai Kalahkan Malut United 1-0
Buruh Tani 70 Tahun Asal Maros Wujudkan Mimpi Haji Setelah 20 Tahun Menabung di Ember Plastik