PARADAPOS.COM - Samarinda, 23 Mei 2026. Borneo FC menutup musim Liga 1 2025/2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu malam. Meski mengoleksi 79 poin, sama dengan Persib Bandung, Pesut Etam harus puas menjadi runner-up karena kalah dalam aturan head-to-head. Laga pamungkas ini menjadi penutup pahit manis bagi skuad asuhan Fabio Lefundes yang gagal merebut gelar juara.
Jalan Terjal Menuju Gelar yang Sirna
Sejak peluit awal dibunyikan, tekanan langsung terasa di Stadion Segiri. Borneo FC, yang wajib menang untuk menjaga asa juara, tampil agresif sejak menit pertama. Ribuan suporter yang memadati tribun berharap tim kesayangannya bisa membalikkan keadaan, meski Persib sudah unggul head-to-head.
Babak Pertama: Hujan Gol dari Pesut Etam
Laga baru berjalan tujuh menit, gawang Malut United sudah kebobolan. Mariano Peralta, gelandang asal Argentina, melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper M. Ridwan. Empat menit berselang, Peralta kembali mencatatkan namanya di papan skor, menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Kecepatan serangan Borneo FC membuat lini belakang Malut United kewalahan. Juan Villa memanfaatkan kesalahan fatal di pertahanan tim tamu untuk memperlebar jarak menjadi 3-0. Koldo Obieta kemudian ikut meramaikan pesta gol pada menit ke-28, memaksimalkan umpan terukur dari Peralta. Babak pertama ditutup dengan skor 4-0 untuk tuan rumah.
Babak Kedua: Pesta Berlanjut hingga Peluit Akhir
Memasuki babak kedua, Borneo FC tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-57, Koldo Obieta mencetak gol keduanya, menjadikan kedudukan 5-0. Malut United sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 5-1 melalui aksi Frets Butuan pada menit ke-78.
Namun, euforia tim tamu tidak berlangsung lama. Semenit kemudian, M. Sihran memulihkan keunggulan lima gol lewat tendangan indah yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. Pesta gol tuan rumah ditutup oleh Kaio Jorge pada masa injury time, memastikan kemenangan 7-1.
Klasemen Akhir: Dua Tim dengan 79 Poin
Dengan hasil ini, Borneo FC resmi mengakhiri musim di peringkat kedua dengan 79 poin. Persib Bandung, yang juga mengoleksi angka yang sama, berhak menjadi juara karena unggul head-to-head. Sementara itu, Malut United harus puas bertahan di posisi keenam dengan 53 poin.
“Kami sudah berusaha maksimal, tapi keputusan akhir ada di tangan Tuhan,” ujar Fabio Lefundes usai pertandingan, dengan nada pasrah namun tetap bangga.
Di sisi lain, pelatih Malut United mengakui keunggulan lawan. “Borneo FC tampil luar biasa malam ini. Kami tidak bisa berkata banyak,” tuturnya singkat.
Catatan Akhir Musim
Kemenangan besar ini menjadi penutup yang manis bagi Borneo FC, meski tidak cukup untuk mengangkat trofi. Atmosfer Stadion Segiri malam itu terasa campur aduk: sorak sorai gol demi gol bercampur dengan desahan kecewa karena gelar juara tetap melayang ke Bandung. Bagi Malut United, kekalahan telak ini menjadi pelajaran berharga untuk musim depan.
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan El Nino Super Mulai Juni 2026, Ancaman Kemarau Ekstrem di Jawa hingga Nusa Tenggara
John Herdman Panggil 44 Pemain untuk TC Timnas Jelang Lawan Oman dan Mozambik
Pertamina Patra Niaga Resmi Bergabung dalam Program Pertamina Goes to Campus 2026
Polisi Tangkap Pria Gangguan Jiwa yang Aniaya Penumpang Wanita di Jaklingko