PARADAPOS.COM - Patuna Travel menerjunkan tim dokumentasi khusus untuk mengabadikan seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji jemaahnya di Tanah Suci. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan memberikan pelayanan terbaik, sekaligus menciptakan kenang-kenangan berharga yang bisa dinikmati jemaah dan keluarga mereka di Indonesia. Tim yang terdiri dari lima orang ini bertugas mendokumentasikan aktivitas mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, termasuk momen-momen spiritual di Makkah dan Madinah.
Mengabadikan Setiap Detik Spiritual
Setiap sudut Tanah Suci menyimpan cerita. Setiap detiknya, ada getaran spiritual dan air mata bahagia yang mengiringi perjalanan haji. Bagi para jemaah, pengalaman ini menjadi kenangan abadi di hati. Untuk memastikan kenangan itu tetap hidup setelah kembali ke Tanah Air, Patuna Travel menyiapkan tim dokumentasi profesional.
Tim ini bertugas mengabadikan berbagai aktivitas jemaah, mulai dari prosesi keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah, hingga momen kebersamaan yang hangat. Layanan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan pengalaman ibadah yang nyaman, berkesan, dan penuh makna.
Memantau Jemaah dari Jarak Jauh
Manajer Pemasaran dan Media Patuna Travel, Talitha Belinda Esmeralda, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya memberangkatkan ribuan jemaah dengan pendampingan tim khusus di lapangan.
"Dan alhamdulillah, Patuna Travel di tahun ini kami memberangkatkan 1.008 orang, yang di mana di situ kita ada beberapa tim, salah satunya itu tim dokumentasi yang saat ini kita memiliki lima orang tim," ungkap Talitha.
Ia menambahkan, hasil dokumentasi tidak hanya diberikan sebagai kenang-kenangan fisik. Konten tersebut juga disuguhkan melalui media sosial agar keluarga di Tanah Air dapat memantau kondisi jemaah secara berkala.
"Kita membuat beberapa output, salah satunya itu adalah master dokumentasi yang isinya nanti adalah seluruh foto kegiatan jemaah dari keberangkatan hingga kepulangan. Lalu juga ada konten-konten yang bisa dicek di Instagram, media sosialnya Patuna. Tujuannya adalah untuk membiarkan keluarga para jemaah haji Patuna mengetahui kondisi dan situasi ter-update dari para keluarganya yang sedang melaksanakan haji," jelasnya.
Momen Haru di Puncak Ibadah
Tim dokumentasi ini telah dibekali dengan peralatan dan perencanaan liputan yang matang. Selain merekam kegiatan ibadah, mereka juga menyajikan cerita dan pengalaman jemaah. Dalam proses pengambilan gambar, tak jarang tercipta momen-momen hangat dan penuh keakraban.
J. Fakar, salah satu anggota tim dokumentasi Patuna Travel, membagikan pengalamannya yang penuh haru selama bertugas mendampingi para tamu Allah tersebut.
"Kesan saya sangat menarik karena saya bisa beribadah sambil bekerja, juga membantu mendokumentasikan momen-momen yang seru ketika jemaah selesai tawaf. Mengingat rata-rata ini pertama kali mereka beribadah haji, dan kesan mendalam itu saya tangkap dengan kamera," tuturnya.
Fakar juga menyebutkan beberapa momen puncak yang sangat menyentuh emosi para jemaah hingga meneteskan air mata.
"Sangat mengharukan ketika mereka selesai jamarat terakhir. Rasa sedih, suka, gembira ada di situ campur baur. Apalagi pas momen di Arafah. Karena biasanya khotbah Arafah itu sangat menyentuh dan kita itu tersentuh juga, para jemaah itu menangis. Ya, luar biasa sekali sih, amazing," imbuhnya.
Dengan dukungan tim dokumentasi khusus ini, Patuna Travel berharap dapat memberikan nilai tambah melalui rekaman memori yang menyeluruh. Dengan begitu, momen-momen berharga selama di Tanah Suci dapat terabadikan dan dinikmati bersama keluarga di Tanah Air.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Lonjakan Harga Pangan di Jakarta dan Surabaya Mulai Gerus Daya Beli Masyarakat
Clara Shinta dan Alexander Assad Resmi Damai, Cabut Gugatan Cerai di Pengadilan Agama
BPBD Lebak Catat 90 Desa di 23 Kecamatan Masuk Zona Rawan Krisis Air Bersih
KKP dan DANA Bersihkan Pantai Petitenget, Perkuat Ekonomi Biru Lewat Aksi Kolektif Tangani Sampah Laut