KAI Akan Laporkan Pengendara Ojol yang Nekat Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan

- Selasa, 16 Juni 2026 | 23:50 WIB
KAI Akan Laporkan Pengendara Ojol yang Nekat Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan
PARADAPOS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengendara ojek online (ojol) nekat menerobos jembatan rel kereta di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial. PT Kereta Api Indonesia (KAI) angkat bicara dan menyayangkan tindakan berbahaya tersebut. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan kejadian ini ke aparat setempat serta mengingatkan kembali larangan keras bagi masyarakat yang tidak berkepentingan untuk beraktivitas di jalur kereta.

KAI: Tindakan Ini Sangat Membahayakan

Menanggapi video yang beredar luas, Franoto Wibowo menyampaikan keprihatinannya. “KAI sangat menyayangkan kejadian tersebut, karena sangat membahayakan perjalanan kereta api serta warga yang melewati jembatan tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (17/6/2026). Ia menambahkan bahwa insiden semacam ini tidak hanya mengancam keselamatan pengendara itu sendiri, tetapi juga penumpang kereta dan pengguna jalan lainnya.

Larangan Tegas dan Langkah Hukum

Franoto menekankan bahwa KAI memiliki aturan yang jelas dan tegas melarang segala bentuk aktivitas atau kegiatan di jalur kereta api oleh pihak yang tidak berkepentingan. Aturan ini, menurutnya, sudah sering disosialisasikan kepada masyarakat. “Kami juga akan melaporkan kepada aparat kewilayahan serta keamanan segala bentuk pelanggaran tersebut,” tuturnya. Ia melanjutkan, “Sekali lagi KAI menegaskan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan menerobos jalur KA atau pun jembatan KA, apapun alasannya.” Pernyataan ini menjadi pengingat keras bagi publik bahwa jembatan rel kereta bukanlah fasilitas umum yang bisa digunakan sembarangan, apalagi untuk memotong jalan.

Kronologi Viral di Petamburan

Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan unggahan yang memperlihatkan seorang pengemudi ojol nekat melintasi jembatan rel kereta di kawasan Petamburan. Dalam rekaman yang beredar, terlihat motor yang dikendarainya melaju di atas rel yang sempit, tanpa pengaman yang memadai. Padahal, jembatan tersebut dirancang khusus untuk perlintasan kereta, bukan untuk kendaraan roda dua. Kondisi ini jelas sangat riskan dan bisa berakibat fatal jika sewaktu-waktu kereta melintas.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar