Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Kepulauan Sangihe, Getaran Terasa di Marore

- Jumat, 19 Juni 2026 | 23:00 WIB
Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Kepulauan Sangihe, Getaran Terasa di Marore
PARADAPOS.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Sabtu (20/6/2026) pukul 04:56:18 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 10 kilometer. Getaran dirasakan di Kepulauan Marore dengan skala intensitas II MMI, yakni getaran yang cukup untuk dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Lokasi dan Parameter Gempa

Berdasarkan data yang dirilis BMKG melalui akun media sosial resminya, episenter gempa terletak pada koordinat 5.09 Lintang Utara dan 125.07 Bujur Timur. Dengan kedalaman yang tergolong dangkal, gempa ini termasuk dalam kategori gempa bumi dangkal yang biasanya disebabkan oleh aktivitas sesar lokal. “Mag: 4.0, 20-Jun-2026 04:56:18WIB,” tulis BMKG dalam unggahannya.

Dampak Getaran di Kepulauan Marore

Getaran gempa paling terasa di Kepulauan Marore. Dalam skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II, getaran semacam ini digambarkan sebagai getaran yang dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah, terutama yang sedang beristirahat. Benda-benda ringan seperti lampu gantung atau hiasan dinding bisa tampak bergoyang. “Dirasakan (MMI) II Marore,” imbuh pihak BMKG dalam keterangan lanjutan.

Sifat Informasi dan Kecepatan Data

BMKG juga menekankan bahwa informasi awal gempa ini mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat. Oleh karena itu, data yang dirilis masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang masuk dari stasiun pemantau. “Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulisnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar