PSI Ungkap Pesan Jokowi Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode, PDIP Fokus ke Akar Rumput

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 00:50 WIB
PSI Ungkap Pesan Jokowi Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode, PDIP Fokus ke Akar Rumput
PARADAPOS.COM - Dua pernyataan politik yang kontras muncul dari kubu partai berbeda dalam sepekan terakhir. Di satu sisi, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta partainya untuk mengawal pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode. Sementara itu, di sisi lain, politisi PDIP Guntur Romli menegaskan bahwa partainya belum memikirkan Pemilu 2029 dan justru fokus pada kerja-kerja di akar rumput bersama rakyat.

PDIP: Politik Bukan Soal Kekuasaan, Tapi Perjuangan

Guntur Romli menyampaikan pernyataan tegas saat dihubungi pada Sabtu (20/6/2026). Ia menjelaskan bahwa arahan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sangat jelas. “PDI Perjuangan belum berpikir soal Pemilu 2029, instruksi dari Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) kami harus gerak di akar rumput, menangis dan tertawa bersama rakyat. Menjadi solusi di tangan persoalan ekonomi, politik dan sosial di masyarakat,” ujar Guntur. Baginya, membahas kontestasi politik yang masih tiga tahun lagi terasa terlalu dini. Ia menekankan bahwa bagi partainya, politik bukanlah sekadar perebutan kekuasaan. “Bagi PDI Perjuangan, politik bukan soal kekuasaan, apalagi sudah bicara dini soal Pemilu 2029, tapi benar-benar perjuangan untuk rakyat,” tuturnya.

Jokowi Minta Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode

Pernyataan berbeda datang dari Bestari Barus. Ia mengungkapkan pesan langsung dari Jokowi saat bertemu di Solo pada Kamis (18/6) pagi. Suasana pertemuan itu, menurut Bestari, terasa hangat dan penah arahan. Bestari menceritakan bahwa Jokowi secara spesifik meminta PSI dan para simpatisannya untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran. Bahkan, permintaan itu disebutkan hingga dua periode. “Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja,” ungkap Bestari kepada wartawan pada Jumat (18/6). Ia menambahkan, dalam kesempatan tersebut Jokowi juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dan terus mendukung pemerintahan yang tengah berjalan. Tidak ada indikasi dualisme kepemimpinan, tegas Bestari, menepis isu yang beredar di publik.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar