PARADAPOS.COM - Sebanyak 393 jemaah haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 26 Debarkasi Makassar tiba di Tanah Air pada Sabtu, 20 Juni 2026. Mereka disambut di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, setelah diterbangkan dari Arab Saudi. Rombongan ini terdiri dari jemaah asal Maluku, Papua Barat, dan beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan, termasuk Maros, Pangkep, dan Barru.
Rincian Jemaah dan Proses Kepulangan
Kepala Bidang Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas PPIH Debarkasi Makassar, Abdul Gaffar, menjelaskan bahwa Kloter 26 UPG diberangkatkan dengan total 393 orang. Dari jumlah tersebut, 192 jemaah berasal dari Provinsi Maluku, 46 orang dari Papua Barat, 16 orang dari Kabupaten Maros, 128 orang dari Kabupaten Pangkep, dan 5 orang dari Kabupaten Barru. Rombongan ini juga didampingi oleh 2 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 4 petugas kloter.
Dari total jemaah yang tiba, hanya 201 orang yang mengikuti prosesi penerimaan resmi di Asrama Haji Sudiang. Sementara itu, jemaah asal Maluku langsung melanjutkan perjalanan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Bandara tersebut berfungsi sebagai embarkasi antara sebelum mereka diterbangkan kembali ke daerah asal masing-masing.
Pesan untuk Menjaga Kemabruran Haji
Dalam sambutannya, Abdul Gaffar menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual yang telah diperoleh selama menunaikan ibadah haji. Ia mengingatkan agar pengalaman di Tanah Suci tidak berhenti begitu saja setelah kembali ke Indonesia.
“Kami berharap Bapak dan Ibu menjadi haji yang mabrur. Kemabruran tidak diperoleh dengan mudah, tetapi dibuktikan melalui perubahan sikap, akhlak, dan cara berpikir setelah kembali ke tengah masyarakat. Tinggalkan kebiasaan yang kurang baik sebelum berhaji dan hadirkan pribadi yang lebih baik. Itulah salah satu tanda haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengajak para jemaah untuk terus menjaga semangat ibadah dan menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. “Jadilah pribadi yang membawa kedamaian, mempererat persaudaraan, serta terus menjaga kemabruran haji melalui amal saleh dan kepedulian kepada sesama,” pesannya.
Harapan dari Pemerintah Daerah
Sementara itu, Wakil Bupati Pangkep, Abd. Rahman Assagaf, turut hadir mewakili pemerintah daerah dalam menyambut kepulangan jemaah. Ia menyampaikan harapan agar seluruh jemaah mampu menjadi panutan setelah kembali ke Tanah Air.
“Kami berharap para jemaah menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta ikut mendorong terciptanya kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial,” harapnya.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Nilai Polisi Tidak Adil
96,5 Persen Masyarakat Kurang Konsumsi Serat, Picu Penuaan Dini dan Risiko Penyakit Kronis
Krakatau Steel Masuk Fortune Southeast Asia 500, Dirut Sebut Bukti Transformasi Perusahaan
Pemerintah Berlakukan B50 Mulai Juli 2024, Dorong Hilirisasi Sawit tapi Pengguna Mesin Diesel Lama Diminta Waspada