De la Fuente Mulai Lamine Yamal, Spanyol Andalkan Kreativitas Hadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2026

- Minggu, 21 Juni 2026 | 18:25 WIB
De la Fuente Mulai Lamine Yamal, Spanyol Andalkan Kreativitas Hadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2026

PARADAPOS.COM - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, melakukan perombakan besar pada susunan pemain untuk laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Minggu malam, 21 Juni 2026, ini menjadi krusial bagi La Roja untuk meraih kemenangan perdana mereka. Langkah paling mencolok adalah langsung memasang Lamine Yamal sebagai starter, setelah sebelumnya ia hanya menjadi pemain pengganti di laga pertama.

Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang. Pada pertandingan perdana, Yamal baru dimasukkan di babak kedua. De la Fuente memilih berhati-hati dengan tidak memainkannya sejak awal karena pemain muda Barcelona itu baru pulih dari cedera hamstring. Kini, setelah kondisinya dinyatakan fit, Yamal dipercaya untuk memimpin serangan sejak menit pertama.

“Kami butuh kreativitas dan ketajaman yang sempat hilang di lini depan. Yamal sudah siap dan kami percaya dia bisa memberikan dampak langsung,” ujar De la Fuente dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

Perubahan Taktik Spanyol

Tak hanya Yamal, De la Fuente juga memberikan kepercayaan kepada Pedro Porro dan Alex Baena untuk tampil sebagai starter. Keputusan ini membuat Marcos Llorente, Fabian Ruiz, dan Gavi harus memulai laga dari bangku cadangan. Spanyol tetap setia dengan formasi 4-1-2-3 andalan mereka.

Unai Simon menjadi benteng terakhir. Lini belakang diisi oleh Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella. Duet Rodri dan Pedri akan menjadi motor permainan di lini tengah, mengatur tempo dan distribusi bola. Sementara itu, trio Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Alex Baena akan mendukung Mikel Oyarzabal sebagai ujung tombak.

Strategi Bertahan Arab Saudi

Di kubu lawan, Arab Saudi yang diasuh Georgios Donis kembali menerapkan pendekatan defensif yang terbukti efektif. Formasi 5-3-2 menjadi andalan mereka, sebuah strategi yang sebelumnya berhasil menahan imbang Uruguay dan membawa pulang satu poin.

“Kami tahu Spanyol adalah tim yang sangat kuat dalam penguasaan bola. Kami harus disiplin dan sabar,” ungkap Donis. Mohammed Al-Owais dipercaya menjaga gawang. Lima pemain bertahan yang diturunkan adalah Saud Abdulhamid, Hassan Al-Tambakti, Ali Lajami, Abdulelah Al-Amri, dan Moteb Al-Harbi.

Di lini tengah, trio Nasser Al-Dawsari, Abdullah Al-Khaibari, dan Musab Al-Juwayr akan bertugas memutus aliran bola Spanyol. Sementara itu, duet Firas Al-Buraikan dan kapten Salem Al-Dawsari menjadi tumpuan serangan balik cepat.

Prediksi Pertandingan

Arab Saudi diperkirakan akan kembali bermain dengan blok pertahanan rendah, membiarkan Spanyol menguasai bola dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik. Di sisi lain, kehadiran Yamal diharapkan mampu memberikan kreativitas dan ketajaman yang sempat hilang dari lini serang Spanyol pada laga pertama. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat, menguji kesabaran dan efektivitas strategi kedua tim.

Berdasarkan data FIFA, berikut susunan pemain dari kedua tim:

Spanyol (4-1-2-3): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella, Rodri (kapten), Pedri, Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena, Mikel Oyarzabal

Arab Saudi (5-3-2): Mohammed Al-Owais, Saud Abdulhamid, Hassan Al-Tambakti, Ali Lajami, Abdulelah Al-Amri, Moteb Al-Harbi, Nasser Al-Dawsari, Abdullah Al-Khaibari, Musab Al-Juwayr, Feras Al-Buraikan, Salem Al-Dawsari (kapten).

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar