PARADAPOS.COM - Seorang ayah dan anak berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup setelah terjebak selama empat hari di bawah reruntuhan bangunan di La Guaira, Venezuela, menyusul gempa dahsyat yang mengguncang pesisir utara negara itu pada Rabu lalu. Operasi penyelamatan yang berlangsung sekitar 12 jam ini menjadi secercah harapan di tengah pencarian korban yang terus berpacu dengan waktu, di mana sedikitnya 1.450 orang telah tewas dan puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang.
Evakuasi Penuh Risiko di Tengah Reruntuhan
Keduanya ditemukan di sebuah bangunan yang runtuh di negara bagian pesisir La Guaira, wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa tersebut. Dalam rekaman yang beredar, ayah dan anak itu tampak dievakuasi menggunakan tandu darurat menuju ambulans. Keduanya terlihat sangat lemah setelah berhari-hari terjebak di bawah reruntuhan.
Proses penyelamatan yang berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026, melibatkan tim gabungan dari Keamanan Sipil Prancis serta Tim Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan County Fairfax dari Amerika Serikat. Tim penyelamat menggunakan kamera pencari khusus untuk mendeteksi keberadaan korban, kemudian secara hati-hati menyingkirkan puing-puing bangunan yang masih labil agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.
“Mereka sangat lemah, sebagaimana pasien yang terjebak di bawah reruntuhan selama empat hari. Kami melakukan segala upaya untuk memberikan cairan dan obat-obatan selama proses evakuasi yang berjalan sangat lambat,” ujar salah seorang anggota Keamanan Sipil Prancis.
Harapan di Tengah Keterbatasan Waktu
Sehari sebelumnya, tim gabungan yang sama juga berhasil menyelamatkan seorang ibu bersama bayi berusia sembilan bulan dari lokasi terdampak. Secara keseluruhan, sedikitnya 33 orang berhasil diselamatkan sepanjang akhir pekan. Namun, puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang sehingga operasi pencarian terus dilakukan di berbagai lokasi.
Menurut para ahli, peluang menemukan korban dalam keadaan hidup menurun drastis setelah 72 jam pascagempa. Meski demikian, tim penyelamat tetap melanjutkan pencarian dengan harapan masih ada korban yang dapat ditemukan selamat. Di lapangan, suasana tegang namun penuh tekad terlihat dari setiap gerakan petugas yang berusaha menembus tumpukan beton dan besi yang masih rawan runtuh.
Gempa besar yang mengguncang pesisir utara Venezuela pada Rabu lalu telah menewaskan sedikitnya 1.450 orang dan menyebabkan ribuan lainnya masih belum diketahui nasibnya, dengan La Guaira menjadi wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Program MBG di Cianjur Stabilkan Harga Pangan dan Beri Kepastian Pasar bagi Petani Lokal
Pemprov Papua Perkuat Hilirisasi Perikanan dengan Infrastruktur Rantai Dingin dan Kampung Nelayan Terpadu
Mahasiswa Luka dalam Aksi di Depan DPRD Riau Dipulangkan setelah Perawatan Intensif
60.000 Calon Mahasiswa Lolos PTN Tak Daftar Ulang, SNPMB Bantah Dominasi Jalur Prestasi