SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock untuk Huntap Korban Bencana di Padang

- Senin, 23 Februari 2026 | 20:00 WIB
SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock untuk Huntap Korban Bencana di Padang

PARADAPOS.COM - PT Semen Indonesia (SIG) mendistribusikan 36.000 unit bata interlock presisi untuk mendukung percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kampung Talang, Kota Padang, Sumatra Barat. Pengiriman perdana material konstruksi inovatif ini dilepas langsung oleh jajaran pimpinan perusahaan dari pabrik Indarung PT Semen Padang pada Kamis (12/2).

Respons Cepat untuk Pemulihan Pascabencana

Dalam situasi pascabencana, kebutuhan akan tempat tinggal yang aman dan layak huni menjadi prioritas mendesak. SIG merespons hal ini dengan menyediakan solusi konstruksi yang dirancang untuk mempercepat proses pembangunan tanpa mengorbankan kekuatan dan kualitas.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

"Ini adalah bentuk nyata peran SIG dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak," ungkapnya.

Inovasi Konstruksi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Bata interlock presisi yang dikembangkan SIG bukan sekadar material bangunan biasa. Produk ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan infrastruktur perumahan yang lebih cepat, merata, dan berkelanjutan. Teknologi penyambungan interlock yang presisi memungkinkan proses konstruksi menjadi lebih efisien, mengurangi ketergantungan pada material perekat konvensional, dan menghasilkan struktur yang kokoh.

Vita Mahreyni menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dalam ekosistem perumahan nasional.

"SIG berkomitmen mendukung pembangunan hunian yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan. Inovasi seperti bata interlock presisi menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem perumahan nasional yang lebih tangguh terhadap bencana," tutur Vita.

Skala Pasokan dan Rencana Distribusi

Untuk mendukung program ini, SIG melalui PT Semen Padang telah memastikan ketersediaan pasokan bata interlock presisi dalam jumlah memadai. Dengan kapasitas produksi saat ini, perusahaan mampu mendukung pembangunan sekitar 120 unit huntap tipe 36 setiap bulannya. Rencana distribusi tidak hanya terfokus di Sumatra Barat, tetapi juga menjangkau wilayah-wilayah lain di Sumatra seperti Sumatra Utara dan Aceh, menunjukkan skala kesiapan yang luas.

Proyek di Kampung Talang ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat, menandai lokasi awal penerapan teknologi ini khusus untuk korban bencana.

Bukti Keberhasilan dari Proyek Percontohan

Keandalan bata interlock presisi SIG bukanlah klaim tanpa bukti. Sebelumnya, teknologi ini telah diujicobakan pada sejumlah proyek percontohan strategis. Di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Bambu Apus, Jakarta Timur, pembangunan rumah contoh dengan material ini menunjukkan hasil yang menggembirakan: waktu konstruksi yang lebih singkat dan kualitas bangunan yang optimal. Pengalaman lapangan ini memberikan dasar kepercayaan untuk penerapan yang lebih luas.

Integrasi Prinsip Lingkungan dan Industri Dalam Negeri

Di balik inovasi produk, SIG juga menekankan aspek keberlanjutan lingkungan dan dukungan terhadap industri dalam negeri. Penggunaan semen hijau produksi perusahaan menjadi fondasi penting dari material ini.

Vita Mahreyni merinci keunggulan dari sisi lingkungan dan ekonomi nasional.

"Inovasi semen hijau SIG lebih rendah emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional, serta memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tinggi, lebih dari 90%. Sehingga dengan menggunakan semen hijau SIG, berarti ikut berpartisipasi dalam upaya menurunkan emisi untuk menjaga kelestarian lingkungan dan di sisi lain mendukung kemajuan industri dalam negeri," jelasnya.

Dengan pendekatan yang menyeluruh—mulai dari respons cepat pascabencana, inovasi teknologi, kesiapan pasokan, hingga prinsip berkelanjutan—dukungan SIG untuk pembangunan huntap di Padang mencerminkan peran strategis industri dalam membangun ketangguhan komunitas dan infrastruktur nasional.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar