Libur Sekolah, 15 Destinasi Wisata Edukasi di Malang Raya Jadi Pilihan Keluarga

- Senin, 29 Juni 2026 | 11:50 WIB
Libur Sekolah, 15 Destinasi Wisata Edukasi di Malang Raya Jadi Pilihan Keluarga
PARADAPOS.COM - Memasuki masa libur sekolah, kawasan Malang Raya yang mencakup Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu kembali menjadi primadona destinasi wisata keluarga. Tak hanya menawarkan wisata alam dan taman hiburan, wilayah ini juga memiliki setidaknya 15 destinasi wisata edukasi yang masih aktif beroperasi. Mulai dari pengenalan budaya lokal, sejarah, peternakan, hingga sains dan teknologi, seluruhnya tersaji dalam paket rekreasi yang mendidik, memberikan alternatif bagi orang tua yang ingin mengisi liburan anak dengan kegiatan yang lebih bermakna.

Menyelami Sejarah dan Budaya di Kota Malang

Kota Malang menyimpan beberapa pusat edukasi yang kental dengan nilai sejarah dan tradisi. Salah satunya adalah Kampung Budaya Polowijen. Kampung wisata ini berfungsi sebagai pusat pelestarian Topeng Malangan. Di sini, pengunjung tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bisa langsung terlibat dalam kegiatan membatik topeng, belajar menari, hingga menyelami sejarah seni tradisional Malang dari para pengrajinnya. Selanjutnya, bagi pencinta sejarah, Museum Mpu Purwa menjadi pilihan yang tepat. Museum ini menyimpan ratusan koleksi benda purbakala yang berasal dari masa Kerajaan Kanjuruhan, Singhasari, hingga Majapahit. Suasana hening dan koleksi artefak yang terawat rapi membuat tempat ini cocok untuk pelajar maupun wisatawan yang ingin merunut peradaban Jawa Timur. Tak jauh dari pusat kota, Museum Musik Indonesia menawarkan pengalaman berbeda. Ribuan koleksi kaset, piringan hitam, CD, hingga memorabilia musisi dalam dan luar negeri dipajang di sini. Tempat ini menjadi ruang belajar interaktif mengenai perjalanan industri musik Tanah Air dari masa ke masa. Sementara itu, Museum Brawijaya menyimpan koleksi kendaraan tempur, senjata, dan dokumentasi perjuangan TNI di Jawa Timur. Melalui diorama dan benda bersejarah, pengunjung diajak mempelajari kisah heroik perjuangan bangsa.

Belajar Langsung dari Alam dan Kerajinan di Kabupaten Malang

Beralih ke Kabupaten Malang, potensi pertanian, peternakan, dan kerajinan lokal menjadi daya tarik utama. Sebagian besar tempat di kawasan ini menyediakan paket wisata edukasi khusus untuk rombongan sekolah. Di Kecamatan Kepanjen, terdapat Milkindo Green Farm. Wisata edukasi ini mengajak pengunjung untuk mengenal dunia peternakan sapi perah secara langsung. Aktivitas seperti memerah susu, memberi pakan ternak, hingga belajar mengolah hasil peternakan menjadi produk siap konsumsi bisa dilakukan di sini. Selain itu, tersedia pula berbagai wahana bermain yang ramah anak. Kembali ke Kota Malang, Kampung Keramik Dinoyo menjadi sentra kerajinan yang menawarkan pengalaman langsung. Wisatawan dapat melihat proses pembuatan keramik dari tanah liat hingga menjadi produk siap pakai, bahkan mencoba membuatnya sendiri bersama para perajin. Suara putaran roda keramik dan sentuhan tangan perajin memberikan nuansa tersendiri. Tak kalah menarik, Kampung Gerabah Getaan di Pagelaran yang telah berkembang puluhan tahun juga menawarkan pengalaman serupa. Aktivitas membuat berbagai kerajinan dari tanah liat menjadi daya tarik utama bagi pelajar dan wisatawan.

Kota Batu: Pusat Edukasi Interaktif untuk Keluarga

Kota Batu memang dikenal sebagai surga wisata keluarga di Jawa Timur. Di sini, konsep pembelajaran interaktif dirancang agar anak-anak bisa belajar tanpa meninggalkan unsur rekreasi. Jatim Park 1 memadukan taman hiburan dengan wahana bertema sains, fisika, teknologi, dan budaya. Berbagai zona edukatif dikemas dalam bentuk permainan yang menyenangkan, sehingga materi pelajaran lebih mudah dipahami. Sementara itu, Jatim Park 2 terdiri dari Batu Secret Zoo dan Museum Satwa. Tempat ini menampilkan koleksi fauna dari berbagai belahan dunia dan menjadi favorit untuk studi wisata karena menggabungkan konservasi satwa dengan edukasi. Masih di kawasan yang sama, Eco Green Park mengusung tema pelestarian lingkungan. Pengunjung dapat belajar tentang daur ulang sampah, energi ramah lingkungan, hingga mengenal ratusan spesies burung melalui wahana interaktif. Museum Angkut, yang disebut sebagai museum transportasi pertama di Asia Tenggara, menghadirkan koleksi kendaraan dari berbagai era dan negara. Setiap zona dirancang untuk memperkenalkan sejarah perkembangan transportasi dunia secara menarik. Bagi yang tertarik dengan dunia satwa, Predator Fun Park memperkenalkan berbagai jenis buaya, ikan predator, dan reptil. Selain wahana permainan, tersedia sesi edukasi mengenai habitat dan perilaku hewan predator. Untuk pengalaman agrowisata, Kusuma Agrowisata menawarkan pembelajaran tentang budidaya apel, jeruk, stroberi, dan tanaman hortikultura lainnya. Aktivitas memetik buah langsung dari kebun menjadi daya tarik utama. Tak ketinggalan, Wisata Edukasi Susu Batu mengajak pengunjung melihat proses pemerahan susu sapi, pengolahan hasil peternakan, hingga pemanfaatan limbah menjadi biogas. Berbagai paket edukasi tersedia untuk keluarga maupun rombongan sekolah. Terakhir, Taman Rekreasi Selecta yang terkenal dengan taman bunga dan kolam renangnya juga menjadi sarana belajar mengenai aneka tanaman hias dan hortikultura dataran tinggi. Udara sejuk dan koleksi tanaman yang beragam menjadikan tempat ini favorit wisata keluarga. Kelima belas destinasi tersebut menawarkan pengalaman belajar yang dikemas secara menyenangkan. Mulai dari sejarah, budaya, peternakan, lingkungan, hingga sains dan teknologi, wisata edukasi di Malang Raya memberikan pilihan lengkap bagi keluarga yang ingin mengisi liburan dengan kegiatan yang bermanfaat.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar