IHSG Dibuka Anjlok 2,31 Persen ke 5.686 di Tengah Aksi Jual Asing, Kontras dengan Penguatan Bursa Global

- Selasa, 30 Juni 2026 | 02:50 WIB
IHSG Dibuka Anjlok 2,31 Persen ke 5.686 di Tengah Aksi Jual Asing, Kontras dengan Penguatan Bursa Global
PARADAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, tertekan oleh aksi jual asing yang masih berlanjut. Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.20 WIB, IHSG tercatat turun 134,552 poin atau 2,31 persen ke level 5.686,237, setelah sempat menyentuh level tertinggi 5.811 dan terendah di 5.681. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen positif dari bursa global dan regional, menciptakan kontras yang menarik untuk dicermati pelaku pasar.

Mayoritas Saham Tertekan, Transaksi Masih Aktif

Dari lantai bursa, tekanan jual tampak mendominasi. Sebanyak 463 saham emiten tercatat melemah, sementara hanya 106 saham yang berhasil menguat. Sisanya, sebanyak 116 saham, bergerak stagnan. Meskipun mayoritas saham tertekan, volume transaksi masih tergolong aktif. Hingga pagi tadi, total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp2,112 triliun dengan volume saham diperdagangkan sebanyak 3,658 miliar lembar. Kapitalisasi pasar bursa pun ikut tergerus menjadi Rp9.990,514 triliun.

Sentimen Global dan Regional: Kontras dengan Pergerakan IHSG

Menariknya, pelemahan IHSG pagi ini terjadi di saat bursa global dan Asia justru menunjukkan performa positif. Riset harian Samuel Sekuritas mencatat, pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Senin, 29 Juni 2026. Dow Jones Industrial Average naik 0,59 persen, S&P 500 menguat 1,18 persen, dan Nasdaq melonjak signifikan sebesar 2,07 persen. Penguatan saham teknologi, yang dipimpin oleh Alphabet, menjadi motor utama di Wall Street. Sentimen ini didorong oleh meredanya ketegangan antara AS dan Iran. Sementara itu, bursa Asia juga kompak menghijau pada hari yang sama. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,57 persen, Nikkei Jepang menguat 0,15 persen, dan Shanghai China bertambah 1,16 persen. Di tengah euforia regional tersebut, IHSG justru mencatatkan penurunan 1,28 persen ke level 5.820,79 pada penutupan Senin lalu. Arus jual asing tercatat cukup deras, mencapai Rp881,5 miliar. Memasuki perdagangan Selasa pagi, bursa Asia kembali dibuka dengan sentimen positif. Kospi Korea Selatan dan Nikkei Jepang kompak menguat, masing-masing sebesar 0,06 persen dan 1,05 persen.

Proyeksi Analis: IHSG Berpotensi Bangkit

Meskipun pagi ini masih tertekan, sejumlah analis melihat potensi pemulihan. Riset Samuel Sekuritas menyebutkan bahwa sentimen positif dari pasar global dan regional diperkirakan dapat menopang pergerakan IHSG ke depannya. “Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan menguat di tengah sentimen positif dari pasar global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam risetnya.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar